Suluhmudanusantara.com,- Sekretaris Komisi IV DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar memberikan tanggapannya terhadap film dokumenter berjudul “Dirty Vote,” yang mengungkap berbagai aspek politik termasuk peran anggota DPRD, menekankan pentingnya evaluasi bijak dari masyarakat dan kesiapan untuk menjaga integritas politik.
Deni Hakim menyoroti dinamika politik yang dihadapi, menyatakan bahwa film tersebut, seperti halnya segala aspek politik, memiliki sisi baik dan buruk.
Namun, ia menegaskan pentingnya bagi masyarakat untuk secara bijak memilah serta menilai konten yang disajikan.
“Film dokumenter ini adalah bagian dari dinamika politik dengan segala strategi yang dimiliki setiap pihak, saya yakin aturan hukum akan berjalan semestinya jika ada pelanggaran yang terjadi,” ujarnya pada Rabu (14/2/2024).
Meskipun menyadari potensi kontroversi yang mungkin dipicu oleh film tersebut, Deni Hakim menekankan bahwa film tersebut seharusnya tidak digunakan sebagai alat untuk memecah belah masyarakat.
Ia mengajak semua pihak untuk menyoroti sisi positif yang mungkin terdapat dalam film tersebut, sambil tetap mematuhi norma-norma dan aturan hukum yang berlaku.
“Ya kita berharap agar pihak berwenang melakukan evaluasi terhadap konten film ini, memastikan bahwa tidak ada pelanggaran hukum yang dilakukan,” pintanya.
Politikus Gerindra itu pun menegaskan kesiapannya untuk berkolaborasi dengan pihak terkait demi menjaga integritas dan ketertiban politik di Samarinda.
“Ini menunjukkan komitmen kita untuk memastikan bahwa proses politik berlangsung dengan transparansi dan integritas yang tinggi,” pungkasnya. (ADV/ DPRD SAMARINDA)













