Samarinda – Kekhawatiran melanda warga Samarinda Utara setelah ditemukannya bungkus obat-obatan terlarang di sebuah gubuk dekat Jembatan Betapus. Temuan ini memunculkan dugaan adanya aktivitas ilegal di sekitar lokasi dan menimbulkan keresahan masyarakat setempat.
Sekretaris Komisi I DPRD Kota Samarinda, Ronal Stephen Lonteng, menyampaikan bahwa peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam menjaga keamanan lingkungan. Ia menegaskan, setiap aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum tidak boleh dibiarkan.
Menurutnya, pelaporan dini dari masyarakat menjadi kunci pencegahan agar masalah tidak berkembang lebih besar.
“Kalau ada kegiatan yang benar-benar akan mengganggu rasa keamanan dan kenyamanan, harus segera ditindak, dilaporkan, dan direspons,” ujarnya.
Ronal menekankan, aparat keamanan tidak bisa bekerja sendirian. Dukungan masyarakat sangat penting sebagai benteng pertama dalam menjaga kondusifitas lingkungan. Warga yang peka terhadap kondisi sekitar diharapkan segera melaporkan potensi gangguan.
Ia menambahkan, kesadaran kolektif masyarakat menjadi faktor utama dalam menjaga ketertiban. Dengan adanya laporan cepat dari warga, aparat dapat mengambil tindakan preventif sebelum masalah semakin meluas.
Selain itu, Ronal mengingatkan bahwa keamanan lingkungan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga seluruh elemen masyarakat. Kerja sama antara warga dan aparat akan memperkuat upaya menciptakan kota yang aman dan nyaman.
“Keterlibatan masyarakat sangat penting. Jika kerja sama terjalin baik, suasana kota bisa tetap kondusif, aman, dan harmonis bagi semua,” tegasnya.
Dengan langkah kolektif ini, diharapkan Samarinda Utara terhindar dari aktivitas negatif yang meresahkan, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang dan lingkungan tetap terlindungi. (adv)













