SANGATTA – Semangat para atlet tinju amatir junior Kutai Timur (Kutim) memuncak menjelang Piala Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) 2025. Tujuh petinju muda yang terdiri dari enam putra dan satu putri dilepas secara resmi oleh Wakil Bupati H. Mahyunadi di ruang kerjanya, Senin lalu, didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Basuki Isnawan.
Dalam sambutannya, Mahyunadi menekankan bahwa keikutsertaan para atlet bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan membawa nama baik Kutim di tingkat provinsi. Ia mendorong generasi muda untuk menunjukkan mental juara serta memanfaatkan olahraga tinju sebagai sarana membangun karakter tangguh. “Tinju harus bisa menjadi simbol semangat, prestasi, sekaligus hiburan bagi masyarakat,” ujarnya.
Peningkatan kualitas atlet, menurut Mahyunadi, dapat dicapai melalui turnamen seperti Piala Gubernur, Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), dan berbagai ajang lainnya. Pemerintah Kabupaten Kutim juga berkomitmen mendukung penuh pembinaan olahraga, termasuk melalui kerja sama dengan perusahaan lokal sebagai bentuk dukungan berkelanjutan.
Mahyunadi menambahkan, para atlet harus menjauhi perilaku negatif seperti narkoba, miras, dan kenakalan remaja. “Kalian adalah wakil Kutim, jaga diri dan sportivitas, tapi jangan kasih ampun di ring,” pesannya.
Manajer Pertina Kutim, Hendra Putra, memastikan para atlet telah menjalani latihan intensif di sasana-sasana lokal, didampingi dua pelatih dan satu manajer. Dengan persiapan matang serta dukungan penuh dari pemerintah, diharapkan tim junior Kutim mampu menampilkan performa terbaik dan mengharumkan nama daerah pada Piala Gubernur Kaltim 2025. (ADV/ProkopimKutim/SMN)













