SAMARINDA – Arena Mobile Legends menjadi salah satu cara DPD II Partai Golkar Samarinda menyambut kelompok muda dalam rangkaian HUT ke-62 partai. Turnamen e-sports itu digelar di GOR Kadrie Oening, Samarinda, Kamis (5/11/2026).
Ketua DPD II Partai Golkar Samarinda, Andi Satya Adi Saputra, mengatakan partai yang telah berusia lebih dari enam dekade harus mampu mengikuti perubahan minat dan cara berinteraksi masyarakat.
Menurut dia, usia panjang tidak boleh membuat Golkar terpaku pada pendekatan konvensional. Partai harus memahami ruang yang digemari generasi muda, termasuk perkembangan olahraga elektronik.
“Ini adalah salah satu strategi yang dilakukan oleh Partai Golkar sehingga partai ini bisa diterima oleh semua kalangan,” kata Andi Satya.
Turnamen Mobile Legends dipilih karena pertumbuhan e-sports dinilai semakin pesat. Permainan digital tidak lagi hanya dipandang sebagai hiburan, tetapi telah berkembang menjadi kompetisi yang menuntut kemampuan menyusun strategi, komunikasi, dan kerja sama tim.
Melalui kegiatan tersebut, Golkar Samarinda ingin menghadirkan ruang kompetisi yang dekat dengan keseharian anak muda. Turnamen juga menjadi sarana bagi partai untuk membangun komunikasi dengan Gen Z dan kelompok milenial.
Andi Satya menilai pendekatan terhadap generasi muda perlu dilakukan jauh sebelum agenda politik 2029. Kehadiran partai di lingkungan anak muda tidak cukup hanya melalui pesan politik, tetapi juga perlu diwujudkan dalam kegiatan yang sesuai dengan minat mereka.
“Saya rasa dengan diadakannya e-sports Mobile Legends ini merupakan salah satu langkah strategis untuk meraih para pemilih muda nanti pada 2029,” ujarnya.
Anggota DPRD Kalimantan Timur itu mengatakan turnamen Mobile Legends bukan satu-satunya kegiatan yang disiapkan Golkar Samarinda. Rangkaian HUT ke-62 juga mencakup turnamen padel dan badminton serta kegiatan jalan santai.
Beragamnya agenda tersebut ditujukan untuk menjangkau kelompok masyarakat dengan minat berbeda. E-sports menyasar komunitas gim dan generasi digital, sedangkan padel, badminton, dan jalan santai membuka partisipasi masyarakat melalui kegiatan olahraga fisik.
Andi Satya menilai perpaduan kegiatan itu menunjukkan bahwa organisasi politik dapat hadir melalui ruang yang lebih terbuka. Masyarakat tidak hanya ditempatkan sebagai penonton, tetapi diberi kesempatan terlibat langsung dalam rangkaian perayaan.
Bagi Golkar Samarinda, pelibatan anak muda juga berkaitan dengan regenerasi organisasi. Aspirasi Gen Z dan milenial dinilai perlu memperoleh tempat dalam penyusunan kegiatan maupun arah kerja partai di tingkat kota.
“Kepengurusan Golkar Samarinda berkomitmen mengakomodasi generasi muda, termasuk Gen Z dan milenial Samarinda,” tegasnya.
Ia berharap turnamen tersebut tidak berhenti sebagai agenda perayaan tahunan. Interaksi yang terbentuk selama kegiatan diharapkan menjadi awal komunikasi yang lebih berkelanjutan antara Golkar dan komunitas muda di Samarinda.
Melalui rangkaian olahraga konvensional dan digital, Golkar Samarinda ingin memperlihatkan kemampuannya beradaptasi dengan perubahan zaman. Momentum HUT ke-62 pun diarahkan tidak hanya untuk mengenang perjalanan partai, tetapi juga membuka ruang bagi keterlibatan generasi yang akan menentukan dinamika politik mendatang. (Mujahid)













