SANGKULIRANG — Antusiasme warga Desa Saka, Kecamatan Sangkulirang, memuncak saat Turnamen Bola Voli Open Cup berlangsung meriah di lapangan desa setempat. Tak hanya sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk mendorong semangat olahraga dan kebersamaan di tingkat desa.
Turnamen yang digelar dengan dukungan penuh panitia lokal dan masyarakat desa itu berhasil menghadirkan atmosfer kompetitif sekaligus akrab. Ketua Panitia, Abdurahman, menyampaikan rasa syukurnya atas terselenggaranya acara berkat kerja sama yang solid antara pemerintah dan warga.
Kehadiran Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi, menjadi sorotan. Awalnya, Mahyunadi berencana sekadar membuka turnamen dan melanjutkan perjalanan ke Sangatta untuk menghadiri final sepak bola. Namun, melihat antusiasme masyarakat, ia memutuskan tetap berada di Desa Saka hingga turnamen selesai. “Kalau lihat begini bagus-bagusnya, kayaknya lebih baik saya selesaikan nonton di sini saja,” ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Mahyunadi menyumbangkan dana Rp 5 juta untuk tambahan hadiah bagi para peserta. Uang tersebut diberikan kepada Kepala Desa Saka untuk pembagian sesuai kebutuhan. Keputusan ini disambut tepuk tangan meriah oleh warga yang hadir.
Kepala Desa Saka, Achyanur, menyatakan komitmennya untuk terus mengembangkan olahraga lokal, termasuk rencana pembangunan lahan mini soccer. “Ini bagian dari upaya kami membangun fasilitas olahraga yang mendukung generasi muda,” kata Achyanur.
Acara ditutup dengan pesan Wakil Bupati agar masyarakat terus menjaga kebersamaan dan sinergi antara pemerintah desa dan warga demi kemajuan bersama, sekaligus memperkuat budaya olahraga di tingkat desa. Turnamen ini menjadi bukti nyata bahwa olahraga dapat menjadi perekat sosial sekaligus sarana peningkatan kualitas hidup masyarakat. (ADV/ProkopimKutim/SMN)













