Suluh Muda Nusantara
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suluh Muda Nusantara
No Result
View All Result
Home Kaltim

Wawali Benarkan Ada Pembukaan Lahan Ilegal, GMNI Minta Kadis DLH di Copot

Zahara by Zahara
13 Agustus, 2025
in Kaltim
0
Wawali Benarkan Ada Pembukaan Lahan Ilegal, GMNI Minta Kadis DLH di Copot

Foto : Bendum DPD GMNI Kaltim.

FacebookTwitterWhatsapp

Bendahara DPD GMNI Kaltim menyoroti buruknya pengawasan lingkungan oleh DLH terhadap Kondisi Lingkungan Hidup yang terdapat pada Kota Balikpapan sehingga memicu banjir.

Dalam wawancara yang dilakukan di Balikpapan pada Rabu (9/7), Fahri selaku Bendahara DPD GMNI Kaltim tersebut mengecam atas kelalaian Dinas Lingkungan Hidup terhadap kelalaian dalam pengawasan Lingkungan di Kota Balikpapan sehingga mengakibatkan banjir dibeberapa titik di Kota Balikpapan.

Diketahui dari informasi yang ada, setidaknya kota Balikpapan memiliki beberapa titik yang bermasalah terhadap pengupasan lahan. Salah satu diantaranya titik kawasannya antara lain BJBJ , Gunung Bahagia & Graha Indah.

“Kami menyayangkan kinerja Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dalam melakukan pengawasan kegiatan pengupasan lahan sangat minim. Karena masih banyak ditemukan kegiatan pengupasan lahan yang tidak sesuai Perizinan, sehingga menimbulkan banjir” Ujar Fahri

Kondisi tersebut terjadi karena pelaksanaan belum dibarengi pengawasan pelaksanaan secara intensif di lapangan. Padahal kegiatannya sudah menimbulkan banyak kerusakan lingkungan dalam beberapa tahun terakhir, seperti halnya Banjir.

Sementara itu, Fahri menambahkan bahwa pada area terkait masih belum tersedianya Bendali yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku

“ Kegiatan Pengupasan lahan sudah seharusnya mengikuti prosedur yang berlaku, ketika terjadi pelaksanaan yang tidak sesuai dengan norma dan ketentuannya. Maka ini bentuk kelalaian dari DLH dalam pengawasan” Ujar Fahri

Selanjutnya disampaikan bahwa Pengupasan lahan wajib dilengkapi dengan berbagai perizinan seperti Amdal dan PPG. Tak hanya itu, sebelum lahan digunakan, pemilik harus membangun bendungan kecil (bendali) untuk menampung air hujan dan memastikan aliran tidak langsung masuk ke saluran umum.

“Pada 1 bulan kebelakang kita bisa lihat dampaknya, banyak area yang terdampak banjir dan masyarakat yang mengalami dampaknya” Ujar Fahri

Menurut Fahri hal ini menyebabkan Pembangunan Kota yang tidak Harmonis, sehingga pembangunan drainase yang ditujukan untuk mengurangi banjir tapi tidak memiliki dampak positif karena tidak diiringi dengan pengawasan yang baik dari DLH terkait pengupasan lahan.

Senada dengan itu, Fahri menambahkan pada kawasan BJBJ yang luasnya sekitar 7 hektar. Dari luas pengupasan lahan berdasarkan set plan seharusnya menyediakan setidaknya empat Bendali dengan masing-masing luas 3 ribu hektare. Tetapi kenyataannya tidak ada.

“Di Graha Indah setidaknya 2 RT mengalami banjir akibat aktivitas pengupasan lahan tersebut.” Tegas Fahri

Fahri mewakili GMNI mendesak untuk Kadis DLH segera di copot sebagai bentuk pertanggungjawaban moral atas dampak banjir yang terjadi. Sebab dampak kelalaian semacam ini sudah terjadi secara berulang di tiap tahunnya.

“Banjir yang diakibatkan kelalaian DLH, sudah seperti cerita lama yang berulang kembali”Ujarnya

Bagus mengingatkan, pada tahun 2015 setidaknya ditemukan 55 Kegiatan Pengupasan Lahan Ilegal yang ditemukan setelah mengakibatkan Banjir parah di Kota Balikpapan, ia menekankan untuk tidak ada kejadian serupa ditahun ini.

Dalam penutupnya, Fahri sampaikan bahwa “Jika dalam waktu dekat persoalan ini tidak ditindaklanjuti, maka kita akan buat gerakan atas keresahan ini”

Print 🖨 PDF 📄
Berita Dilihat: 212
Previous Post

Aktivitas Berjualan di Bantaran Sungai Karang Mumus Dinilai Ilegal

Next Post

Forum Anak Samarinda 2025-2027 Resmi Dilantik, Wadah Aspirasi dan Kepemimpinan Generasi Muda

Zahara

Zahara

Next Post
Forum Anak Samarinda 2025-2027 Resmi Dilantik, Wadah Aspirasi dan Kepemimpinan Generasi Muda

Forum Anak Samarinda 2025-2027 Resmi Dilantik, Wadah Aspirasi dan Kepemimpinan Generasi Muda

  • Trending
  • Comments
  • Latest
AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

20 Agustus, 2025
Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

22 Oktober, 2025
Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

17 Maret, 2025
GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

12 Oktober, 2023
Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Komisi IV DPRD Kota Samarinda Dorong Pemerataan Sarana Sekolah untuk Hapus Stigma Sekolah Favorit

Komisi IV DPRD Kota Samarinda Dorong Pemerataan Sarana Sekolah untuk Hapus Stigma Sekolah Favorit

14 Juli, 2026
Komisi IV DPRD Kota Samarinda Buka Suara soal 16 Laporan PPDB yang Belum Selesai

Komisi IV DPRD Kota Samarinda Buka Suara soal 16 Laporan PPDB yang Belum Selesai

14 Juli, 2026
DPRD Samarinda Dorong Pengawasan Lintas Sektor, Kemenag Siapkan Satgas Aduan di Pesantren

DPRD Samarinda Dorong Pengawasan Lintas Sektor, Kemenag Siapkan Satgas Aduan di Pesantren

14 Juli, 2026
Sani Bin Husain Nilai Perda Jadi Solusi Perluas Pasar Produk Lokal

Sani Bin Husain Nilai Perda Jadi Solusi Perluas Pasar Produk Lokal

14 Juli, 2026
Suluh Muda Nusantara

Suluhmudanusantara.com merupakan media daring berbasis di Kalimantan Timur dengan tujuan menjangkau Nusantara hingga Internasional.

Terkini

Komisi IV DPRD Kota Samarinda Dorong Pemerataan Sarana Sekolah untuk Hapus Stigma Sekolah Favorit

Komisi IV DPRD Kota Samarinda Buka Suara soal 16 Laporan PPDB yang Belum Selesai

Informasi

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Susunan Redaksi

Follow Sosial Media Kami

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.