Samarinda – Anggota DPRD Kota Samarinda, Achmad Sukamto, menyoroti ketidakhadiran pihak Big Mall (BM) dan Pertamina dalam rapat dengar pendapat (RDP) lanjutan bersama DPRD, Dinas PUPR, dan perwakilan PMII Samarinda pada Jumat (12/9/2025).
Menurutnya, absennya dua pihak yang menjadi sorotan utama dalam persoalan tersebut membuat pembahasan berjalan tanpa hasil yang jelas.
“Jadi ya kita susah juga, karena otoritas DPRD sudah menyurati Pertamina maupun Big Mall melalui Komisi I, tapi mereka tidak hadir,” ungkap Sukamto.
Ia mengungkapkan, Komisi III DPRD Samarinda sebelumnya pernah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Big Mall pascakebakaran kedua. Saat itu, manajemen mall berjanji akan mengundang DPRD ketika persiapan pembukaan kembali telah rampung.
“Rencananya Oktober depan mereka akan buka lagi untuk launching, dan katanya akan mengundang kita. Mekanikal, elektrik, termasuk sprinkler sudah mulai dirapikan,” jelasnya.
Meski begitu, Sukamto menegaskan hingga kini belum ada titik temu dari persoalan yang disuarakan mahasiswa PMII Samarinda, terutama mengenai tanggung jawab Big Mall dan Pertamina.
“Intinya, hari ini belum ada benang merahnya. Artinya, nanti akan ada RDP lanjutan,” tegasnya. (adv)













