Suluh Muda Nusantara
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suluh Muda Nusantara
No Result
View All Result
Home Kaltim

PTS Masih Menunggu Dana Gratispol, Makmur HAPK: Rakyat Mengingat, Jangan Bermain-Main dengan Janji Politik !

Zahara by Zahara
17 November, 2025
in Kaltim
0
PTS Masih Menunggu Dana Gratispol, Makmur HAPK: Rakyat Mengingat, Jangan Bermain-Main dengan Janji Politik !

Foto : Makmur HAPK Anggota Komisi IV DPRD Kaltim.

FacebookTwitterWhatsapp

Samarinda — Program pembiayaan kuliah Gratispol kembali memasuki fase yang memunculkan tanda tanya publik. Hingga mulai 13 November 2025, Pemprov Kalimantan Timur telah menyalurkan dana sekitar Rp44,5 miliar, namun seluruh transfer baru di distribusikan ke tujuh perguruan tinggi negeri (PTN).

Sementara itu, alokasi untuk perguruan tinggi swasta (PTS)—yang dianggap menjadi kelompok paling rentan dalam akses pendanaan—belum juga terealisasi.

Padahal, tahun ini pemerintah provinsi telah menetapkan total anggaran Rp96 miliar, di mana Rp26 miliar diantaranya dialokasikan khusus untuk PTS.

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Makmur HAPK, menilai keterlambatan penyaluran dana ke PTS dapat memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Ia menegaskan bahwa komitmen politik tidak boleh dipermainkan.

“Kalau memang sudah menjadi janji politik, jangan main-main dong. Rakyat itu mencatat. Kalau kita sudah berjanji, ya harus diwujudkan, tidak ada kata lain,” tegas Makmur, Senin (17/11/25).

Makmur juga menyinggung kebijakan pemerintah pusat mengenai program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang hingga kini tetap dijalankan meskipun menghadapi berbagai tantangan. Menurutnya, konsistensi serupa harus ditunjukkan Pemprov Kaltim.
Ia menjelaskan bahwa dalam politik, khususnya penganggaran, perlu kehati-hatian dalam menilai kemampuan fiskal daerah. Namun baginya, sektor pendidikan tetap berada di barisan teratas.

Makmur menuturkan bahwa pemerintah tidak bisa mengesampingkan kepentingan mahasiswa, terlebih dalam situasi ekonomi yang menekan keluarga berpenghasilan rendah.

Politisi Gerindra yang mewakili Dapil Bontang, Kutai Timur, dan Berau itu mengingatkan bahwa secara regulasi, 20 persen APBD wajib dialokasikan untuk pendidikan. Karena itu, menurutnya, pemerintah provinsi perlu mengkaji ulang ruang fiskal yang tersedia tersebut untuk menjalankan janji pembiayaan kuliah mulai jenjang S1 hingga S3, baik bagi mahasiswa PTN maupun PTS.

“Ini kita bicara pendidikan, bukan main-main. Pemerintah provinsi sudah menjanjikan menanggung pembiayaan dari S1 sampai S3, baik PTS maupun PTN. Sekarang tinggal kita lihat, apa konsekuensi yang muncul jika realisasinya tidak merata,” ujarnya.

Meski demikian, Makmur menyadari bahwa keterbatasan bisa saja terjadi. Ia menyarankan skema bertahap agar tidak menimbulkan kegaduhan di tengah jalan.

“Paling tidak, kalau tidak bisa menyeluruh, ya bertahap saja. Tidak mungkin langsung semuanya. Ada waktu lima tahun,” tuturnya.

Makmur menegaskan bahwa masyarakat kini semakin sadar dan kritis terhadap kebijakan pemerintah. Karena itu, setiap janji yang disampaikan pejabat publik harus dipastikan dapat direalisasikan.

Ia menekankan bahwa kegagalan menepati komitmen hanya akan merusak kredibilitas pemerintah sendiri.

Menurut Makmur, pemerintah daerah perlu berhati-hati ketika menyampaikan janji di ruang publik sebab masyarakat tidak lagi pasif seperti dulu.

“Rakyat sekarang cerdas. Apa yang sudah dijanjikan harus direalisasikan. Kita di pemerintahan ini harus hati-hati, apalagi kalau bicara janji politik,” pungkasnya. (Mujahid)

Print 🖨 PDF 📄
Berita Dilihat: 165
Previous Post

IIQ Jakarta dan BAZNAS Kutim Bersinergi Tingkatkan SDM dan Pemberdayaan Masyarakat

Next Post

Bupati Kukuhkan 400 PPPK Kutim

Zahara

Zahara

Next Post
Bupati Kukuhkan 400 PPPK Kutim

Bupati Kukuhkan 400 PPPK Kutim

  • Trending
  • Comments
  • Latest
AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

20 Agustus, 2025
Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

22 Oktober, 2025
GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

12 Oktober, 2023
Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

17 Maret, 2025
Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

TPS Digabung, DLH Samarinda Hadapi Keterbatasan Armada

TPS Digabung, DLH Samarinda Hadapi Keterbatasan Armada

30 April, 2026
Pedagang Pasar Pagi Meluber ke Luar Kios, Disdag Samarinda Beri Teguran Bertahap

Pedagang Pasar Pagi Meluber ke Luar Kios, Disdag Samarinda Beri Teguran Bertahap

30 April, 2026
Tahap 5 Distribusi Kios Pasar Pagi, 129 Lapak Disiapkan untuk Pedagang

Tahap 5 Distribusi Kios Pasar Pagi, 129 Lapak Disiapkan untuk Pedagang

30 April, 2026
Aliansi Rakyat Kaltim Siapkan Aksi Lanjutan, Tekankan Hak Angket dan Tekanan Jalanan

Aliansi Rakyat Kaltim Siapkan Aksi Lanjutan, Tekankan Hak Angket dan Tekanan Jalanan

30 April, 2026
Suluh Muda Nusantara

Suluhmudanusantara.com merupakan media daring berbasis di Kalimantan Timur dengan tujuan menjangkau Nusantara hingga Internasional.

Terkini

TPS Digabung, DLH Samarinda Hadapi Keterbatasan Armada

Pedagang Pasar Pagi Meluber ke Luar Kios, Disdag Samarinda Beri Teguran Bertahap

Informasi

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Susunan Redaksi

Follow Sosial Media Kami

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.