
SANGATTA – Fraksi PKS Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mendorong pemerintah daerah untuk segera merealisasikan program-program pembangunan. Hal ini disampaikan menyusul komitmen bersama untuk menyempurnakan berbagai program prioritas daerah.
Anggota DPRD Kutim dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Akbar Tanjung, menegaskan bahwa penyempurnaan program-program tersebut harus menjadi titik awal dan semangat baru dalam pembangunan. Ia menyatakan harapannya agar pemerintah dapat bertindak lebih cepat dalam mewujudkan komitmen tersebut.
“Kita berharap program-program yang kemudian hari ini akan kita sempurnakan ini menjadi titik awal, kemudian semangat baru,” ujar Akbar Tanjung, yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi PKS Kutai Timur.
Lebih lanjut, politisi dari partai berlambang bulan bintang itu secara tegas meminta aparatur pemerintah untuk meningkatkan kecepatan pelaksanaan. Ia menekankan bahwa permintaan ini disampaikan dengan mempertimbangkan catatan evaluasi dari pelaksanaan program di tahun-tahun sebelumnya.
“Dan kami, DPRD, khususnya kami juga sebagai fraksi PKS Kutai Timur, sebagai ketua fraksi, minta kepada teman-teman di pemerintah untuk lebih cepat lah begitu ya, untuk kemudian merealisasikan. Karena ya harus menjadi evaluasi kita di beberapa tahun sebelumnya, itu artinya menjadi catatan yang serius begitu dan yang mudah-mudahan terjadi,” imbuhnya.
Berdasarkan evaluasi itu pula, Akbar menyampaikan ekspektasi yang jelas dan tegas dari dewan terhadap timeline pelaksanaan. Dewan menargetkan agar seluruh program yang telah disepakati dapat mulai dijalankan pada awal tahun, tanpa penundaan.
“Harapan kita di DPRD kita minta secara tegas kita harapkan pemerintah Januari sudah mulai harus jalan,” pungkas Akbar Tanjung.
Hal ini dapat diartikan adanya pengawasan yang lebih ketat dari DPRD terhadap kinerja pemerintah daerah dalam menjalankan program kerja. Tekanan ini ditujukan untuk memastikan bahwa pelayanan dan pembangunan di Kutai Timur dapat dirasakan lebih cepat dan tepat sasaran oleh masyarakat, tanpa terhambat oleh penundaan yang kerap terjadi pada periode-periode sebelumnya.
(ADV)













