SANGATTA — Peserta Kontingen Jambore Nasional (Jamnas) Kutai Timur (Kutim) diminta menjaga nama baik daerah selama mengikuti kegiatan. Pesan tersebut disampaikan Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman saat melepas kontingen di halaman Kantor Bupati Kutim, Senin (10/8/2026).
Pelepasan kontingen didampingi Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kutim Asti Mazar Bulang. Total terdapat 20 orang yang diberangkatkan, meliputi 16 peserta Pramuka Penggalang, dua pembina pendamping, dan dua perwakilan kontingen.
Para peserta dibagi ke dalam Regu Enggang untuk delapan anggota putra dan Regu Ulin yang terdiri atas delapan anggota putri. Mayoritas peserta merupakan pelajar yang masih berada di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Ardiansyah mengatakan kegiatan Jamnas memiliki nilai edukatif dan dapat menjadi sarana bagi peserta untuk mengembangkan karakter. Ia juga menilai Gerakan Pramuka berperan dalam menumbuhkan rasa cinta tanah air sekaligus mempersiapkan generasi penerus.
“Pramuka menjadi bagian penting dari proses regenerasi kepemimpinan bangsa,” kata Ardiansyah.
Ia juga mengingatkan bahwa perjalanan meraih prestasi tidak selalu berjalan sesuai harapan. Hal tersebut disampaikannya dengan menceritakan pengalaman pribadi saat momentum Jamnas 1976. Kala itu, ia tidak berhasil terpilih sebagai peserta, tetapi kemudian memperoleh prestasi sebagai Siswa Teladan.
Menurut Ardiansyah, pengalaman tersebut menunjukkan bahwa kegagalan tidak seharusnya menjadi alasan untuk berhenti berusaha. Peserta Jamnas diminta tetap percaya diri dan memanfaatkan setiap kesempatan untuk mengembangkan kemampuan.
Di sisi lain, Ardiansyah menyebut Kutim memiliki potensi sumber daya alam yang besar. Namun, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi pekerjaan rumah yang tidak kalah penting.
“Adik-adik sekalian memegang tugas dan tanggung jawab besar di setiap kegiatan sebagai representasi Kutim,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi dukungan orang tua dan seluruh pihak yang membantu keberangkatan kontingen. Pelepasan secara simbolis dilakukan melalui pemakaian rompi kontingen kepada perwakilan peserta, kemudian dilanjutkan dengan foto bersama.(ADV/prokopim/Kutim)













