SANGATTA – Upaya meningkatkan keterbukaan informasi publik menjadi salah satu bagian dari pembenahan pelayanan yang dilakukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kutai Timur (Kutim).
Capaian tersebut terlihat dari penghargaan yang diraih Disdukcapil melalui Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID). Pada PPID tingkat Kabupaten Kutim tahun 2025, Disdukcapil meraih peringkat II kategori perangkat daerah dengan kualifikasi Informatif.
Penghargaan tersebut kemudian dilengkapi dengan capaian di tingkat Provinsi Kalimantan Timur melalui penghargaan keterbukaan informasi publik tahun 2025.
Kepala Disdukcapil Kutim, Jumeah, mengatakan berbagai capaian yang diperoleh perangkat daerahnya merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran.
“Alhamdulillah, selama kurang lebih empat tahun saya memimpin Disdukcapil, ada beberapa capaian dan prestasi yang berhasil kami raih. Ini tentu bukan hasil kerja saya sendiri, tetapi kerja bersama seluruh jajaran,” ujar Jumeah saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (10/8/2026).
Selain bidang keterbukaan informasi, Disdukcapil Kutim juga mencatat prestasi dalam pelayanan publik. Dalam PEKPPP 2025, Disdukcapil memperoleh kategori A dengan nilai 4,56.
Sementara itu, hasil penilaian Ombudsman 2024 menunjukkan Disdukcapil Kutim memperoleh nilai 87,66. Pemkab Kutim sendiri memperoleh nilai 78,38 atau masuk zona hijau dengan kategori B atau kualitas tinggi.
Disdukcapil juga mencatat capaian dalam penilaian tingkat kematangan organisasi daerah di lingkungan Pemkab Kutim 2026 dengan kategori sangat tinggi dan nilai 49.
Di bidang inovasi daerah, perangkat daerah tersebut meraih peringkat III Lomba Inovasi Daerah 2023 melalui SIAP KAWAL.
Jumeah mengatakan penghargaan yang diterima menjadi bahan evaluasi agar kualitas pelayanan terus meningkat.
“Nilai-nilai ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus melakukan evaluasi. Jangan sampai penghargaan hanya menjadi kebanggaan, tetapi harus menjadi pemicu agar kualitas pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” katanya.(ADV/prokopim/Kutim)













