SANGATTA — Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman, meminta masyarakat menjaga dan merawat fasilitas air bersih yang telah dibangun melalui program TNI Manunggal Air Bersih (TMAB) di Desa Suka Rahmat, Kecamatan Teluk Pandan.
Imbauan tersebut disampaikan setelah sarana air bersih yang dikerjakan Kodim 0909/KTM rampung 100 persen dan kini telah mengalir ke rumah-rumah warga. Program tersebut memberikan manfaat kepada 90 kepala keluarga (KK) di desa tersebut.
Dandim 0909/KTM, Letkol Czi Zaenal Abidin, menyampaikan perkembangan program itu dalam dialog interaktif Podcast Cerdas RPD Kutim, Rabu (12/8/2026).
“Untuk TMAB yang kita laksanakan di Desa Suka Rahmat, Kecamatan Teluk Pandan, alhamdulillah sudah selesai 100 persen. Airnya sudah mengalir dan langsung dimanfaatkan warga untuk kebutuhan sehari-hari,” terang Zaenal.
Menurut Zaenal, penyelesaian pembangunan di Suka Rahmat menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap air bersih. Kodim juga telah meminta seluruh Danramil memetakan desa-desa yang masih mengalami krisis air bersih.
Langkah tersebut diperlukan untuk menentukan wilayah yang membutuhkan penanganan berikutnya. Sambil menunggu pembangunan fasilitas permanen di lokasi lain, Kodim menyiagakan armada mobil tangki bantuan dari Dinas Sosial.
Armada tersebut dapat digunakan untuk mendistribusikan air bersih secara darurat. Selain itu, mobil tangki juga dapat dimanfaatkan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Kami sudah koordinasi dengan para Danramil. Jika ada desa yang mendesak membutuhkan pasokan air, armada tangki di Makodim siap langsung kita luncurkan ke lokasi,” tegas Zaenal.
Bupati Ardiansyah mengatakan penyediaan air bersih merupakan kewajiban pemerintah daerah. Namun, keterbatasan jangkauan akibat luasnya wilayah Kutim membuat sinergi lintas sektor diperlukan.
“Fasilitas yang sudah ada ini wajib dijaga dan dirawat bersama oleh warga. Jangan sampai sudah dibangun dengan susah payah tapi tidak terawat, agar manfaat air bersih ini bisa terus mengalir dan dirasakan dalam jangka panjang,” pungkasnya.
Ardiansyah berharap fasilitas tersebut tidak hanya menyelesaikan persoalan air bersih dalam jangka pendek, tetapi dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Desa Suka Rahmat.(ADV/prokopim/Kutim)













