Suluh Muda Nusantara
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suluh Muda Nusantara
No Result
View All Result
Home Kaltim

Titik Api di Kukar Tak Berkurang, Salehuddin Soroti Pembakaran oleh Masyarakat

Zahara by Zahara
5 Oktober, 2026
in Kaltim
0
Titik Api di Kukar Tak Berkurang, Salehuddin Soroti Pembakaran oleh Masyarakat

Foto: Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Salehuddin.

FacebookTwitterWhatsapp

Samarinda – Titik api akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, masih belum berkurang. Bahkan, sejumlah wilayah yang sebelumnya tidak pernah mengalami kebakaran kini mulai terdampak.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Salehuddin, saat ditemui wartawan pada Senin (5/10/2026) di Ruang Rapat Gedung E Lantai 1 DPRD Provinsi Kalimantan Timur.

Salehuddin mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kutai Kartanegara terkait kondisi kebakaran di sejumlah wilayah.

“Ya, sebenarnya sudah melakukan koordinasi bahkan 2 hari yang lalu dengan teman-teman BPBD Kabupaten Kutai Kartanegara. Memang kondisinya saat ini memang justru titik api itu tidak berkurang. Bahkan ada beberapa daerah yang tadinya tidak pernah kebakaran, justru kebakaran,” ujarnya.

Menurut Salehuddin, salah satu persoalan yang perlu menjadi perhatian adalah masih adanya masyarakat yang melakukan pembakaran setelah hujan turun. Kondisi tersebut dinilai dapat memicu munculnya titik api baru.

“Jadi memang informasi sampai saat ini yang kami dapatkan justru pasca hujan ini masyarakat cenderung permisif melakukan proses pembakaran,” katanya.

Ia menyebut wilayah yang jauh dari posko BPBD dan sulit dijangkau menjadi salah satu kendala dalam penanganan karhutla. Beberapa di antaranya berada di Muara Kaman, Kutai Kartanegara, serta sejumlah kawasan perkebunan di Kutai Timur.

Berdasarkan informasi terakhir yang diterima, jumlah titik api di Kabupaten Kutai Kartanegara telah mencapai lebih dari 170 titik.

“Sampai sekarang, bahkan terakhir kami dapatkan 170 lebih titik untuk yang di Kutai Kartanegara,” ucapnya.

Salehuddin menilai pemerintah daerah perlu memperkuat upaya pencegahan dengan memberikan imbauan secara masif kepada masyarakat, termasuk perusahaan yang memiliki wilayah konsesi.

“Harapan saya sebenarnya pihak pemerintah daerah juga melakukan proses imbauan yang masif, baik bagi masyarakat desa maupun perusahaan sendiri yang punya tanggung jawab konsesi itu,” tuturnya.

Menurutnya, penanganan karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu sektor saja. Pemerintah daerah perlu mengoordinasikan seluruh unsur pemerintahan hingga tingkat bawah untuk mencegah munculnya titik api baru.

“Dan ini harus lintas sektoral, komandonya memang dari pemerintah daerah, kepala daerah. Kemudian mengaktivasi semua level struktur pemerintahan sampai ke bawah-bawah,” jelasnya.

Salehuddin juga menekankan tanggung jawab perusahaan pemegang konsesi untuk mencegah pembakaran di wilayah yang menjadi tanggung jawabnya maupun kawasan di sekitarnya.

“Artinya tanggung jawab penanggung jawab HGU misalnya yang punya konsesi itu memang punya tanggung jawab untuk bagaimana mengamankan daerah sekitarnya, daerahnya maupun daerah sekitarnya jangan sampai ada proses pembakaran itu,” pungkasnya. (Iqbal Al-Fiqri)

Print 🖨 PDF 📄
Berita Dilihat: 259
Previous Post

Belajar Menjadi Teman yang Baik, Anak-Anak Kelas Tunas Diajak Kenali Bullying

Next Post

Akses Sulit, Penanganan Karhutla di Kukar Andalkan Water Bombing

Zahara

Zahara

Next Post
Akses Sulit, Penanganan Karhutla di Kukar Andalkan Water Bombing

Akses Sulit, Penanganan Karhutla di Kukar Andalkan Water Bombing

  • Trending
  • Comments
  • Latest
AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

20 Agustus, 2025
Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

22 Oktober, 2025
Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

17 Maret, 2025
GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

12 Oktober, 2023
Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Kemiskinan Perdesaan NTT Capai 21,64 Persen, Ricard: Rakyat Butuh Keberpihakan Negara

Kemiskinan Perdesaan NTT Capai 21,64 Persen, Ricard: Rakyat Butuh Keberpihakan Negara

7 Oktober, 2026
Perizinan Reklame Berbelit, Samri: Jangan Terus Main Kucing-kucingan

Perizinan Reklame Berbelit, Samri: Jangan Terus Main Kucing-kucingan

7 Oktober, 2026
Kupon Mengatur Giliran, Deni Minta Kekurangan Kuota BBM Samarinda Dituntaskan

Kupon Mengatur Giliran, Deni Minta Kekurangan Kuota BBM Samarinda Dituntaskan

7 Oktober, 2026
Deni Soroti Beban Truk di Ir Sutami, Usulkan Penataan Kawasan lewat RTRW

Deni Soroti Beban Truk di Ir Sutami, Usulkan Penataan Kawasan lewat RTRW

7 Oktober, 2026
Suluh Muda Nusantara

Suluhmudanusantara.com merupakan media daring berbasis di Kalimantan Timur dengan tujuan menjangkau Nusantara hingga Internasional.

Terkini

Kemiskinan Perdesaan NTT Capai 21,64 Persen, Ricard: Rakyat Butuh Keberpihakan Negara

Perizinan Reklame Berbelit, Samri: Jangan Terus Main Kucing-kucingan

Informasi

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Susunan Redaksi

Follow Sosial Media Kami

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.