Anggota DPRD Kalimantan Timur, Akhmed Reza Fachlevi, mendorong keterlibatan generasi muda dalam memajukan sektor pertanian di provinsi tersebut. Menurutnya, pemuda memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan pangan dan mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Reza mengungkapkan, sektor pertanian di Kaltim memiliki potensi besar yang perlu digali lebih maksimal. Ia menekankan bahwa untuk mewujudkan kemajuan di sektor ini, peran pemuda sangatlah penting.
“Pemuda adalah pilar utama dalam memperkuat sektor pertanian, dan kita harus bersama-sama mengoptimalkan potensi ini,” ujarnya, Senin (11/11/24).
Reza juga mendorong, pentingnya peran Organisasi Pemuda Tani Indonesia (PTI) dalam memberikan ruang bagi pemuda untuk berinovasi dan mengakses teknologi pertanian yang lebih modern. Reza percaya, dengan adanya wadah ini, pemuda dapat memperkenalkan metode baru yang lebih efisien dalam bertani.
Ia juga mencatat bahwa sekitar 50 ribu petani milenial di Kaltim diharapkan dapat memainkan peran vital dalam mempercepat transformasi sektor pertanian.
“Beberapa wilayah di Kaltim, seperti Kutai Kartanegara, Paser, dan Berau, memiliki potensi yang besar untuk pengembangan pertanian berbasis pemuda,” jelasnya.
Untuk itu, Reza menyarankan agar para petani muda saling berkolaborasi untuk menciptakan kekuatan baru yang bisa memperkuat ketahanan pangan daerah.
Meski sektor pertanian masih menghadapi tantangan besar, seperti terbatasnya akses teknologi dan rendahnya regenerasi petani, Reza tetap optimis bahwa generasi muda bisa membawa solusi inovatif. Ia yakin bahwa dengan adanya kontribusi pemuda, berbagai hambatan dalam sektor pertanian dapat diatasi.
“Kami percaya bahwa dengan semangat dan inovasi dari pemuda, kita akan mampu meningkatkan produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan di Kaltim,” tandasnya. (ADV)













