MUARA ANCALONG – Koperasi Rukmana Sari kembali menunjukkan perannya sebagai penggerak ekonomi rakyat di Desa Senyiur, Kecamatan Muara Ancalong, Kutai Timur. Ratusan warga hadir di alun-alun desa untuk mengikuti Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2024, menandai vitalitas demokrasi ekonomi di tingkat desa.
Acara resmi dibuka oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman dan Hj Siti Robiah. Selain itu, hadir pula Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kutim Teguh Budi Santoso, Camat Muara Ancalong M Harun Al Rasyid, unsur Forkopimcam, serta perwakilan pengurus koperasi dan tokoh masyarakat. Kehadiran 1.149 anggota dari total 1.956 anggota koperasi atau 58,7 persen membuktikan kuorum tercapai dan menunjukkan kepercayaan anggota.
RAT membahas laporan pertanggungjawaban pengurus, evaluasi program kerja, serta rencana lima tahun ke depan. Dalam forum ini juga dilakukan pemilihan ketua koperasi yang baru. Darli terpilih sebagai Ketua periode 2025-2030, berkomitmen melanjutkan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keberlanjutan. Ia menekankan pengembangan sektor hilir, pengolahan produk sawit, dan penetrasi pasar digital.
Bupati Ardiansyah menilai RAT bukan sekadar kegiatan administratif tahunan, melainkan forum partisipasi warga dalam pembangunan ekonomi lokal. Ia menekankan dukungan pemerintah daerah berupa pelatihan, pendampingan kelembagaan, akses permodalan, dan penguatan aspek hukum. “Koperasi harus bergerak ke pengolahan dan pemasaran produk agar nilai tambah tetap di tangan petani,” ujar Ardiansyah.
Teguh Budi Santoso menegaskan Rukmana Sari sebagai contoh nyata koperasi yang hidup dan berdampak langsung pada anggotanya. Indikator kehadiran anggota menjadi cerminan kepercayaan kolektif, fondasi utama keberlanjutan koperasi. Saat ini, koperasi masuk dalam 58 koperasi terbaik Kutim karena pengelolaan profesional dan keterbukaan.
RAT 2024 membuktikan bahwa koperasi di desa bukan konsep lama yang ditinggalkan, melainkan rumah bersama bagi warga yang bertumbuh seiring waktu. Koperasi ini menunjukkan bagaimana ekonomi rakyat bisa dikembangkan melalui solidaritas dan partisipasi aktif anggota.(ADV/ProkopimKutim/SMN)













