Samarinda — Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie menyatakan dukungannya terhadap rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda untuk merehabilitasi total SMP Negeri 24.
Langkah ini dinilai sangat penting mengingat sekolah yang berlokasi di Jalan Suryanata itu kerap terendam banjir saat hujan deras.
“Ini untuk menunjang fasilitas sarana dan prasarana pendidikan yang lebih baik di Samarinda,” ujar Novan (8/10/2025).
Pemkot Samarinda telah menyiapkan anggaran sebesar Rp30 miliar untuk pembangunan ulang sekolah tersebut. Proyek ini direncanakan dimulai pada 2026 secara bertahap agar proses belajar mengajar tetap berjalan di lokasi yang sama.
Novan menjelaskan, pembangunan tidak dilakukan dengan merobohkan seluruh bangunan sekaligus. Sebagai gantinya, pengerjaan dilakukan per tahap agar kegiatan belajar tidak terganggu.
“Sekolah tetap beroperasi, hanya kemungkinan akan ada perubahan operasional jam belajar saja,” jelasnya.
Meski begitu, opsi relokasi sekolah juga masih terbuka. Menurut Novan, pemindahan lokasi bisa dilakukan jika ada lahan pengganti yang lebih representatif dan strategis tanpa membebani guru maupun orang tua murid.
“Untuk relokasi masih dipertimbangkan, kalau ada opsi lahan yang bisa digunakan kenapa tidak. Tapi relokasi mesti mengutamakan beberapa aspek penting, terutama tidak menimbulkan kegaduhan orang tua murid,” paparnya.
Ia menegaskan, DPRD akan terus mengawal rencana pembangunan tersebut hingga selesai. Tujuannya, memastikan seluruh siswa di Samarinda mendapatkan fasilitas pendidikan yang aman dan layak.
“Jaminan pendidikan itu mendasar bagi para pelajar dan menjadi tanggung jawab kita semua untuk memenuhi hak-hak pendidikan anak tanpa terkecuali,” pungkasnya. (adv)













