Suluh Muda Nusantara
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suluh Muda Nusantara
No Result
View All Result
Home Kaltim

DPRD Samarinda Soroti Data Aset Sekolah dan Kekurangan Guru, Disdik Diminta Lengkapi Data

Zahara by Zahara
5 Mei, 2026
in Kaltim
0
DPRD Samarinda Soroti Data Aset Sekolah dan Kekurangan Guru, Disdik Diminta Lengkapi Data

Foto: Anggota Dewan Perwakila Rakyat Daerah Kota Samarinda, Anhar.

FacebookTwitterWhatsapp

Samarinda – Anggota DPRD Kota Samarinda, Anhar, menyoroti belum jelasnya data aset sekolah dan persoalan kekurangan tenaga pengajar dalam hearing bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Samarinda yang digelar di Ruang Rapat Paripurna Lantai 2 Kantor DPRD Kota Samarinda pada Selasa (5/5/2026).

Dalam wawancara usai rapat, Anhar menyebut pihaknya belum mendapatkan jawaban konkret terkait jumlah sekolah yang belum tercatat secara administratif dalam data aset daerah.

Padahal, menurutnya, validitas data tersebut menjadi salah satu faktor yang kerap dijadikan alasan sulitnya memperoleh bantuan pusat, termasuk Dana Alokasi Khusus (DAK).

“Iya, saya minta tadi sampai sekarang tidak ada jawaban itu. Karena salah satu dasar mereka itu, kenapa misalnya kita tidak dapat bantuan, apa semua susah untuk memperjuangkan anggaran di tingkat pusat, salah satunya itu ada beberapa sekolah kita mungkin yang tidak terdata secara valid masalah aset itu kepemilikannya,” ujarnya.

Ia menegaskan, persoalan tersebut tidak boleh digeneralisasi tanpa data yang jelas.

“Saya tanya tadi, ada berapa? Jangan sampai nanti cuma satu-dua, tapi digeneralisir semuanya. Ternyata belum bisa memberikan,” lanjutnya.

Selain itu, Anhar juga menyoroti persoalan kekurangan guru yang menurutnya belum disertai solusi konkret dari Disdikbud.

Ia menyebut, setiap tahun terdapat kekurangan sekitar seratus tenaga pengajar akibat pensiun, sakit, dan faktor lainnya.

“Pemerintah daerah sekarang dilarang mengangkat pegawai non-ASN. Tapi di sisi lain undang-undang juga mewajibkan daerah menangani pendidikan dasar. Nah ini yang kita minta, solusinya apa?” katanya.

Dari sisi anggaran, Anhar memaparkan bahwa alokasi pendidikan Kota Samarinda pada 2025 mencapai lebih dari Rp1,1 triliun.

Rinciannya, belanja fisik sekitar Rp317 miliar dan non-fisik Rp829 miliar. Sementara untuk tahun 2026, anggaran pendidikan diperkirakan sekitar Rp900 miliar setelah adanya efisiensi.

Ia menekankan pentingnya transparansi dan rincian penggunaan anggaran tersebut, termasuk pembagian untuk belanja pegawai, sarana prasarana, hingga peningkatan kualitas guru.

“Dari total 900 sekian miliar ini, kita mau tahu ke mana saja itu. Termasuk belanja pegawai, gaji, dan lain sebagainya. Apalagi di luar itu, belanja sarana prasarana,” tegasnya.

Menurutnya, DPRD tidak boleh berada dalam posisi tidak mengetahui detail penggunaan anggaran.

Oleh karena itu, pihaknya meminta Disdikbud untuk melengkapi seluruh data sebelum pembahasan dilanjutkan.

“Kalau ada pertanyaan, ‘kenapa belanja itu?’, ‘DPR tidak tahu’, enggak ada alasan DPR tidak tahu. Makanya kita sudah kembalikan, harus detail dijelaskan kepada kita,” ujarnya.

Ia juga menyinggung kondisi fiskal daerah yang tengah tertekan akibat keterbatasan keuangan dan pemotongan Transfer ke Daerah (TKD).

Karena itu, pemerintah daerah dituntut lebih cermat dalam menentukan skala prioritas anggaran serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Di akhir, Anhar menegaskan ada dua poin utama yang belum terjawab dalam hearing tersebut.

Yakni legalitas dan validitas data aset sekolah, serta solusi atas kekurangan tenaga pengajar.

“Dua itu yang tidak bisa dijawab Dinas Pendidikan, makanya kita suruh pulang dulu,” pungkasnya. (Iqbal Al-Fiqri)

Print 🖨 PDF 📄
Berita Dilihat: 6
Previous Post

Jelang SPMB 2026, Disdikbud Samarinda Matangkan Sistem dan Bentuk Satgas

Next Post

Krisis Guru di Samarinda, Ismail Latisi Dorong Skema PJLP Jadi Solusi Alternatif

Zahara

Zahara

Next Post
Krisis Guru di Samarinda, Ismail Latisi Dorong Skema PJLP Jadi Solusi Alternatif

Krisis Guru di Samarinda, Ismail Latisi Dorong Skema PJLP Jadi Solusi Alternatif

  • Trending
  • Comments
  • Latest
AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

20 Agustus, 2025
Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

22 Oktober, 2025
GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

12 Oktober, 2023
Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

17 Maret, 2025
Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Disdikbud Samarinda Tegaskan Larangan Pungutan Perpisahan Sekolah

Disdikbud Samarinda Tegaskan Larangan Pungutan Perpisahan Sekolah

5 Mei, 2026
Sampah Jadi Listrik, Novan Nilai Program KLHK Beri Solusi Energi dan Lingkungan

Sampah Jadi Listrik, Novan Nilai Program KLHK Beri Solusi Energi dan Lingkungan

5 Mei, 2026
Jelang SPMB 2026, DPRD Samarinda Ingatkan Jangan Ada Edaran Terlambat

Jelang SPMB 2026, DPRD Samarinda Ingatkan Jangan Ada Edaran Terlambat

5 Mei, 2026
Insentif Guru Tersendat, Ismail Latisi Kritik Lemahnya Komunikasi Disdikbud

Insentif Guru Tersendat, Ismail Latisi Kritik Lemahnya Komunikasi Disdikbud

5 Mei, 2026
Suluh Muda Nusantara

Suluhmudanusantara.com merupakan media daring berbasis di Kalimantan Timur dengan tujuan menjangkau Nusantara hingga Internasional.

Terkini

Disdikbud Samarinda Tegaskan Larangan Pungutan Perpisahan Sekolah

Sampah Jadi Listrik, Novan Nilai Program KLHK Beri Solusi Energi dan Lingkungan

Informasi

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Susunan Redaksi

Follow Sosial Media Kami

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.