Samarinda – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda tengah mematangkan persiapan pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026, termasuk sistem pendaftaran berbasis aplikasi dan pembentukan tim pengawas.
Plt Kepala Disdikbud Samarinda, Ibnu Araby, menyebutkan bahwa pelaksanaan SPMB dijadwalkan berlangsung pada minggu ketiga Mei hingga minggu pertama Juni 2026.
“SPMB ini insyaallah kita akan mulai minggu ketiga Mei sampai ke minggu pertama Juni. Ini jadwal masih kita mantapkan dengan tim,” ujarnya usai hearing bersama Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Selasa, 5 Mei 2026.
Ia menjelaskan, Disdikbud telah membentuk tim satuan tugas (satgas) yang melibatkan Inspektorat dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk memastikan pelaksanaan berjalan sesuai aturan.
“Kita sudah membentuk tim satgas di Inspektorat, dan juga melibatkan Kominfo untuk mendukung pelaksanaan,” jelasnya.
Kominfo, lanjutnya, akan berperan dalam mensosialisasikan penggunaan aplikasi SPMB kepada masyarakat.
“Kominfo ini sekaligus akan mensosialisasikan aplikasi terkait dengan SPMB itu. Jadi nanti pakai aplikasi, orang tua bisa mendaftar dari rumah,” katanya.
Dengan sistem ini, orang tua siswa tidak perlu lagi datang langsung ke sekolah selama proses pendaftaran, selama seluruh dokumen yang dibutuhkan telah lengkap.
“Yang penting berkas dan dokumen itu lengkap,” tambahnya.
Meski demikian, Disdikbud juga mengantisipasi kendala akses internet di sejumlah wilayah pinggiran di Samarinda.
Untuk itu, pihaknya menyiapkan skema pendampingan melalui sekolah masing-masing.
“Kecuali nanti mungkin sekolah-sekolah pinggiran yang tidak terdapat akses internet atau jauh jangkauannya dari jaringan, nanti akan dipandu oleh tim khusus di sekolah tersebut untuk dibantu mengunggah dokumen,” jelasnya.
Selain itu, sosialisasi terus dilakukan hingga tingkat kecamatan. Ia menyebutkan, tahapan sosialisasi terakhir dijadwalkan berlangsung di Kecamatan Samarinda Ilir.
Ibnu menambahkan, berbagai masukan dari DPRD dalam hearing juga menjadi bahan evaluasi dalam mematangkan pelaksanaan SPMB.
“Banyak hal yang kita diskusikan, dan kami berterima kasih atas masukan, saran, kritik dari Komisi IV. Itu akan kami perbaiki, termasuk data-data,” ujarnya.
Ia menargetkan seluruh perbaikan dan persiapan dapat dirampungkan dalam bulan Mei, sebelum pelaksanaan SPMB dimulai.
Dengan sistem digital dan pengawasan yang diperkuat, Disdikbud berharap proses penerimaan murid baru tahun ini dapat berjalan lebih transparan, efisien, dan mudah diakses oleh masyarakat. (Iqbal Al-Fiqri)













