SANGATTA – Lapangan Alun-alun Bukit Pelangi dipenuhi riuh kreativitas generasi muda Kutai Timur (Kutim) saat Festival Pemuda Kreatif 2025 resmi dibuka, Sabtu (8/11/2025). Kegiatan ini menampilkan beragam ekspresi seni dan budaya, dari tari tradisional hingga cosplay, sekaligus menjadi wadah untuk menumbuhkan jiwa wirausaha anak muda.
Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi, secara langsung membuka festival yang berlangsung hingga Minggu (9/11/2025). Dalam sambutannya, Mahyunadi menekankan bahwa Pemkab bukan sekadar hadir dalam kapasitas seremonial, tetapi benar-benar memberi ruang dan dukungan bagi generasi muda untuk mengekspresikan potensi kreatif mereka.
“Kami ingin memastikan keresahan generasi muda mengenai masa depan dapat tersalurkan melalui karya dan inovasi,” ujar Mahyunadi.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutim, Basuki Isnawan, menambahkan, kesuksesan festival merupakan hasil kolaborasi yang sehat antara pemerintah dan pelaku kreatif lokal. “Sans Organizer, event organizer lokal kita, mampu mengeksekusi acara sebesar ini. Ini bukti bahwa investasi pemerintah dalam pemberdayaan talenta lokal membuahkan hasil,” ujar Basuki.
Festival ini menghadirkan 58 tenan UMKM yang memamerkan produk-produk khas Kutim. Rangkaian acara hari pertama memadukan tradisi dan modernitas, mulai dari Tari Tradisional oleh FDT, Cosplay Parade, hingga aksi panggung Cover K-Pop oleh Mr. Dance dan Black Spider Band.
Hari kedua akan diisi dengan aktivitas komunitas, termasuk sharing session dan gowes bersama pesepeda. Festival ditutup dengan penampilan artis nasional dari Jakarta yang dijadwalkan memeriahkan puncak acara.
Pemkab Kutim berharap festival ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga memperkuat identitas lokal, menginspirasi inovasi, serta menumbuhkan semangat kewirausahaan mandiri di kalangan pemuda Kutim. (ADV/ProkopimKutim/SMN)













