Suluh Muda Nusantara
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suluh Muda Nusantara
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Gagas Kurikulum Cinta, Prof. Zamroni Ajak Pendidikan Jadi Jalan Membangun Toleransi

Zahara by Zahara
11 September, 2025
in Berita Utama
0
Gagas Kurikulum Cinta, Prof. Zamroni Ajak Pendidikan Jadi Jalan Membangun Toleransi

Foto : Kegiatan Konferensi Antarbangsa Islam Borneo ke -XVI di Pontianak.

FacebookTwitterWhatsapp

PONTIANAK – Sebuah gagasan baru kembali muncul dari Kalimantan Timur untuk dunia pendidikan Indonesia. Wakil Rektor II UIN Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda, Prof. Dr. Zamroni, M.Pd, menyuarakan konsep “Kurikulum Cinta” dalam Konferensi Antarbangsa Islam Borneo (KAIB) ke-XVI yang digelar di Pontianak.

Menurut Prof. Zamroni, pendidikan bukan hanya wadah transfer ilmu, melainkan ruang perjuangan untuk membentuk karakter bangsa. Ia menilai sistem pendidikan yang terlalu berfokus pada aspek kognitif telah menghasilkan generasi yang cerdas, tetapi kehilangan kepekaan sosial.

“Di tengah maraknya intoleransi, perundungan, hingga kekerasan di lingkungan pelajar, kita perlu pendekatan yang lebih manusiawi. Kurikulum Cinta bukan sekadar slogan, melainkan strategi untuk membangun generasi penuh kasih, toleran, dan berjiwa humanis,” tegasnya.

Ia menekankan, nilai cinta bukanlah hal romantis, melainkan fondasi moral dalam ajaran Islam.

“Rasulullah SAW menempatkan rahmah sebagai inti pendidikan dan interaksi sosial. Pendidikan berbasis cinta berarti kembali pada akar Islam yang mempersatukan, bukan memecah belah,” ujarnya.

Dalam konteks Borneo yang kaya akan keragaman etnis, budaya, dan agama, gagasan ini dinilai semakin relevan. Zamroni mendorong agar cinta dijadikan energi pemersatu, agar generasi muda di wilayah ini tumbuh moderat, toleran, serta berkarakter.

“Dengan cinta, anak-anak Borneo tidak hanya mewarisi kekayaan alam, tapi juga menjaga harmoni tanah kelahiran mereka,” katanya.

Lebih lanjut, ia menguraikan strategi penerapan Kurikulum Cinta, di antaranya:

• Integrasi Kurikulum: Menanamkan nilai cinta pada mata pelajaran PPKn, Pendidikan Agama, dan muatan lokal.
• Keteladanan Guru: Guru dituntut menjadi sosok yang mencerminkan empati serta penghargaan terhadap perbedaan.
• Program Lintas Komunitas: Pertukaran pelajar lintas budaya serta kegiatan seni bersama untuk menumbuhkan pemahaman antar kelompok.
• Kolaborasi Sektor: Mengarusutamakan toleransi melalui kebijakan pendidikan dan kebudayaan di tingkat daerah.

Menutup pidatonya, Prof. Zamroni mengibaratkan pendidikan dengan Sungai Mahakam.

“Seperti Mahakam yang mengalir tanpa membeda-bedakan tepian, begitu pula pendidikan berbasis cinta harus merangkul semua pihak. Jangan sampai pendidikan menjadi alat kepentingan sempit,” pungkasnya.

Konferensi KAIB ke-XVI di Pontianak pun menjadi ruang penting lahirnya gagasan untuk pendidikan yang lebih humanis. Konsep Kurikulum Cinta diharapkan dapat menginspirasi arah baru pendidikan Indonesia: mencetak generasi yang tidak hanya pintar, tetapi juga pembawa damai dan keadilan sosial.

Print 🖨 PDF 📄
Berita Dilihat: 212
Previous Post

Pantasi PU Kukar, Terobosan Digital untuk Efisiensi Pengelolaan Aset dan Infrastruktur Internal

Next Post

Peringatan Maulid Nabi di Polresta Samarinda, Helmi Abdullah: Ceramah Ustad Bawa Pesan Menyejukkan

Zahara

Zahara

Next Post
Peringatan Maulid Nabi di Polresta Samarinda, Helmi Abdullah: Ceramah Ustad Bawa Pesan Menyejukkan

Peringatan Maulid Nabi di Polresta Samarinda, Helmi Abdullah: Ceramah Ustad Bawa Pesan Menyejukkan

  • Trending
  • Comments
  • Latest
AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

20 Agustus, 2025
Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

22 Oktober, 2025
Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

17 Maret, 2025
GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

12 Oktober, 2023
Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Keterbatasan Fiskal, Renovasi Sekolah di Samarinda Masih Fokus Perbaikan Ringan

Keterbatasan Fiskal, Renovasi Sekolah di Samarinda Masih Fokus Perbaikan Ringan

6 Juli, 2026
Komisi IV Usulkan Guru Lepas Masuk Skema PJLP agar Gaji Lebih Layak

Komisi IV Usulkan Guru Lepas Masuk Skema PJLP agar Gaji Lebih Layak

6 Juli, 2026
DPRD Kota Samarinda Soroti Dugaan Manipulasi KK pada SPMB, Komisi IV Minta Pengawasan Mutasi Diperketat

DPRD Kota Samarinda Soroti Dugaan Manipulasi KK pada SPMB, Komisi IV Minta Pengawasan Mutasi Diperketat

6 Juli, 2026
Keterbatasan Fiskal, DPRD Samarinda Fokuskan Rehab Ringan Sekolah di 2027

Keterbatasan Fiskal, DPRD Samarinda Fokuskan Rehab Ringan Sekolah di 2027

6 Juli, 2026
Suluh Muda Nusantara

Suluhmudanusantara.com merupakan media daring berbasis di Kalimantan Timur dengan tujuan menjangkau Nusantara hingga Internasional.

Terkini

Keterbatasan Fiskal, Renovasi Sekolah di Samarinda Masih Fokus Perbaikan Ringan

Komisi IV Usulkan Guru Lepas Masuk Skema PJLP agar Gaji Lebih Layak

Informasi

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Susunan Redaksi

Follow Sosial Media Kami

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.