Suluh Muda Nusantara
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suluh Muda Nusantara
No Result
View All Result
Home Advedtorial

Jejak Mikroplastik di Tanah Borneo dan Ikhtiar Berlapis Pertamina Zona 9 Menjaga Ekosistem

Zahara by Zahara
28 Juli, 2026
in Advedtorial, Kutim
0
Jejak Mikroplastik di Tanah Borneo dan Ikhtiar Berlapis Pertamina Zona 9 Menjaga Ekosistem
FacebookTwitterWhatsapp

BALIKPAPAN — Sampah plastik kerap berakhir sebagai benda yang luput dari pandangan. Sebagian terbawa arus, tergerus menjadi serpihan, lalu perlahan memasuki ruang kehidupan yang lebih luas. Ketika ukurannya kian renik, plastik bukan lagi mudah dipungut atau disisihkan. Ia berubah menjadi mikroplastik, mencemari ekosistem dan merambah rantai makanan manusia.

Di tengah persoalan pelik itulah PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) bersama anak perusahaan dan afiliasinya di lingkungan Zona 9 menggelar serangkaian aksi lingkungan di wilayah operasi perusahaan di Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Selatan (Kalsel). Program yang berlangsung sejak Juni hingga awal Juli 2026 ini menjadi bagian dari ikhtiar meredam polusi plastik sekaligus memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

Langkah tersebut dirancang melampaui batas kegiatan seremonial. Edukasi publik bagi pelajar dan mahasiswa, pemilahan sampah dari sumbernya, penguatan fasilitas pengelolaan limbah, aksi bersih lingkungan, hingga penanaman mangrove dirangkai untuk membangun kesadaran kritis sekaligus mengubah perilaku kolektif.

Sebagai motor penggerak, General Manager Zona 9, Dadang Soewargono, secara resmi meluncurkan GEMAS—sebuah akronim strategis yang mencakup Gerakan Eliminasi plastik sekali pakai, Mulai pilah sampah, Aplikasi prinsip 4R, dan Semua beraksi. Gerakan ini diorientasikan untuk memicu transformasi kultur di internal perusahaan.

”Komitmen untuk mengurangi sampah plastik harus kita mulai dari diri sendiri dengan meniadakan botol plastik sekali pakai di kantor. Kita bersama dengan kesadaran penuh membawa tumbler untuk minum setiap hari sebagai langkah nyata menjaga lingkungan,” ujar Dadang.

GEMAS menyiratkan gagasan bahwa perubahan ekologis tidak mesti menunggu langkah kolosal. Kebiasaan membawa wadah minum berulang, memilah sampah sejak dari sumber, serta menerapkan prinsip 4R adalah tindakan elementer yang apabila dilembagakan secara konsisten akan membentuk watak baru. Dadang menekankan, gerakan ini harus bertransformasi menjadi ”DNA” yang melekat pada setiap insan pekerja dan keluarga demi melindungi ekosistem serta generasi penerus.

Di berbagai wilayah operasi hulu migas Zona 9, gerakan tersebut diterjemahkan ke dalam program-program taktis yang melibatkan masyarakat luas serta institusi pendidikan. Jangkauan wilayah operasi ini membentang melalui PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS), PT Pertamina EP (PEP) Sangatta Field, PEP Sangasanga Field, hingga PEP Tanjung Field.

PEP Sangatta Field, misalnya, mengambil peran strategis dalam penguatan diskursus publik mengenai krisis iklim. Pada 6 Juni 2026, mereka menggelar kuliah umum perubahan iklim di Universitas Mulawarman yang diikuti oleh lebih dari 187 peserta, dengan menghadirkan Pathur Rachman As’ad dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kaltim dan akademisi Teknik Lingkungan Unmul, Fahrizal Adnan, sebagai narasumber. Pelibatan dunia kampus menjadi krusial untuk mempertemukan pengetahuan akademik dengan kesadaran ekologis generasi muda.

Pendekatan edukatif ini turut menyasar kelompok usia dini. Di lingkungan Head Office Zona 9 Balikpapan, sosialisasi pemilahan sampah dihelat di SDN 009 Balikpapan Timur, sementara PHSS menggandeng pemerintah desa setempat untuk mengedukasi siswa SDN 020 Anggana.

Pesan yang ditanamkan berpijak pada fondasi mendasar: sampah wajib dipilah sejak dari hulu. Guna menopang praktik ini, PEP Sangasanga Field melalui program Green and Healthy School mendistribusikan fasilitas tempat sampah terpilah serta alat komposter organik ke sejumlah institusi, di antaranya MTsN 4 Kutai Kartanegara, SMPN 1 Samboja, dan SMK Al-Jabar Nur Samboja.

Pendekatan partisipatif juga mewarnai aksi di tengah masyarakat. PHSS menginisiasi jalan sehat sembari memungut sampah bersama warga Desa Sindang Jaya dan siswa SMAN 1 Muara Jawa pada 14 Juni 2026. Di sisi lain, PEP Sangasanga Field merajut kemitraan taktis bersama Bank Sampah Samboja untuk terus menekan dominasi plastik sekali pakai.

Transformasi pengelolaan sampah bahkan disentuh melalui inovasi bernilai ekonomi sirkular. PEP Tanjung Field mengaplikasikan metode Black Soldier Fly (BSF)—budidaya maggot lalat tentara hitam—untuk mengurai sampah organik harian di Taman 10K dan Kampung Iklim Lestari, guna mencegah pembusukan yang memicu bakteri patogen.

Puncak kolaborasi lintas sektor ini disempurnakan bersama Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tabalong melalui Apel Hari Lingkungan Hidup Sedunia, yang diisi aksi penanaman pohon di RTH Bundaran Monumen Tanjung Puri. Sementara itu, di Kutai Timur, PEP Sangatta Field menancapkan komitmen ekologis pesisir dengan menanam 150 bibit mangrove di Teluk Lombok, Sangatta Selatan, pada 1 Juli 2026.

Melalui rantai program yang berlapis—mulai dari ruang kelas, fasilitas publik, hingga pemulihan pesisir—GEMAS diteguhkan sebagai ikhtiar kolektif untuk memutus jejak kehancuran akibat mikroplastik. PHI Zona 9 berupaya membuktikan bahwa penjagaan kelestarian alam bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan tanggung jawab moral demi memastikan generasi masa depan tetap mewarisi bumi yang layak huni.(adv)

Print 🖨 PDF 📄
Berita Dilihat: 694
Previous Post

Dukung Pembudidaya Ikan, Andi Satya Serahkan Bantuan Pakan Ikan 18,3 Ton di Lempake

Next Post

Aksara Fest 2026 Perkuat Jejaring Mahasiswa, SDM Digital Jadi Fokus

Zahara

Zahara

Next Post
Aksara Fest 2026 Perkuat Jejaring Mahasiswa, SDM Digital Jadi Fokus

Aksara Fest 2026 Perkuat Jejaring Mahasiswa, SDM Digital Jadi Fokus

  • Trending
  • Comments
  • Latest
AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

20 Agustus, 2025
Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

22 Oktober, 2025
Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

17 Maret, 2025
GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

12 Oktober, 2023
Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Abdul Rohim Dorong Moratorium Pembukaan Lahan untuk Kurangi Risiko Banjir Samarinda

Abdul Rohim Dorong Moratorium Pembukaan Lahan untuk Kurangi Risiko Banjir Samarinda

12 Oktober, 2026
Deni Dukung Parkir Digital, Minta Pemkot Siapkan Petugas dan Tata Lokasi

Deni Dukung Parkir Digital, Minta Pemkot Siapkan Petugas dan Tata Lokasi

12 Oktober, 2026
Sebelum Parkir Berlangganan Berlaku, Deni Minta Keamanan Kendaraan Dibenahi

Sebelum Parkir Berlangganan Berlaku, Deni Minta Keamanan Kendaraan Dibenahi

12 Oktober, 2026
Menjawab Tantangan Penerapan SMK3 di Indonesia melalui Optimalisasi LinkedIn sebagai Media Edukasi dan Kolaborasi Keselamatan Kerja

Menjawab Tantangan Penerapan SMK3 di Indonesia melalui Optimalisasi LinkedIn sebagai Media Edukasi dan Kolaborasi Keselamatan Kerja

10 Oktober, 2026
Suluh Muda Nusantara

Suluhmudanusantara.com merupakan media daring berbasis di Kalimantan Timur dengan tujuan menjangkau Nusantara hingga Internasional.

Terkini

Abdul Rohim Dorong Moratorium Pembukaan Lahan untuk Kurangi Risiko Banjir Samarinda

Deni Dukung Parkir Digital, Minta Pemkot Siapkan Petugas dan Tata Lokasi

Informasi

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Susunan Redaksi

Follow Sosial Media Kami

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.