Samarinda – Suasana penuh konsolidasi mewarnai Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD Gerindra Kalimantan Timur yang digelar di Hotel Puri Senyiur, Samarinda, Minggu (23/11/2025). Seluruh DPC kabupaten/kota serta perwakilan PAC hadir memperkuat barisan, menandai pertemuan besar pertama Gerindra Kaltim setelah rangkaian Pilpres, Pileg, dan Pilkada 2024.
Ketua DPD Gerindra Kaltim sekaligus Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, menegaskan bahwa rakerda ini menjadi momentum awal untuk memastikan seluruh program prioritas Presiden Prabowo Subianto dapat diterapkan secara efektif di daerah.
“Ini rakerda perdana pasca Pemilu 2024. Kami membahas bagaimana program prioritas Pak Presiden bisa berjalan baik di Kaltim. Untuk itu, semua kader—mulai DPC hingga anggota DPRD—kita kumpulkan,” ujar Seno.
Seno menjelaskan bahwa sejumlah program unggulan menjadi fokus diskusi, mulai dari Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, Sekolah Unggulan, hingga pengembangan sekolah terintegrasi. Menurutnya, seluruh kader wajib memahami dan memastikan realisasi program-program tersebut menyentuh masyarakat.
Ia menambahkan bahwa selain mematangkan strategi kerja, rakerda juga bertujuan mengevaluasi pencapaian Pemilu 2024, termasuk struktur kepengurusan hingga efektivitas gerak politik di lapangan.
“Kita ukur lagi di tahun depan posisi elektabilitas Gerindra di Kaltim. Dari evaluasi ini, kita harus siap bertarung maksimal menjelang Pemilu 2029,” tegasnya.
Bidik Kader Potensial Kepala Daerah 2029
Dalam rakerda tersebut, Seno memaparkan bahwa Gerindra Kaltim menargetkan lahirnya kader-kader potensial yang siap maju sebagai kepala daerah di berbagai tingkatan pada Pilkada 2029.
“Target kami jelas: harus ada kader Gerindra yang duduk sebagai bupati, wakil bupati, wali kota, wakil wali kota, maupun anggota DPR di semua level,” ucapnya.
Tiga Kepala Daerah Resmi Bergabung ke Gerindra
Keputusan politis besar juga diumumkan dalam forum tersebut: tiga kepala daerah di Kaltim resmi bergabung dengan Partai Gerindra, yakni:
* Aulia Rahman Basri – Bupati Kutai Kartanegara
* Mudyat Noor – Bupati Penajam Paser Utara
* Angela Idang Belawan – Bupati Mahakam Ulu
Seno menyebut bergabungnya tiga kepala daerah ini menjadi suntikan energi baru dalam memperkuat strategi politik Gerindra di Kaltim.
“Kehadiran mereka tentu membawa kekuatan baru untuk Gerindra menghadapi dinamika politik ke depan,” katanya.
Aulia Rahman Basri: Dari Isu Menuju Kepastian
Sosok yang paling mencuri perhatian adalah Aulia Rahman Basri, Bupati Kukar periode 2024–2029. Namanya telah lama santer diberitakan bakal merapat ke Gerindra, dan kini resmi diperkenalkan sebagai kader baru dalam agenda rakerda.
Seno Aji membenarkan bahwa komunikasi dengan Aulia berlangsung intens sejak Aulia terpilih sebagai bupati.
“Sejak awal beliau memang sudah menyampaikan keinginannya bergabung ke Gerindra. Komunikasi berjalan baik, lalu kami pertemukan dengan DPC setempat sebelum akhirnya resmi diumumkan,”jelas Seno.
Dengan konsolidasi besar ini, Gerindra Kaltim menegaskan kesiapannya menatap pemilu mendatang dengan struktur yang lebih solid dan strategi yang lebih tajam. (Mujahid)













