TENGGARONG – Upaya Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) dalam membangun infrastruktur drainase menunjukkan hasil yang menggembirakan.
Hingga awal September 2025, mayoritas proyek drainase di sejumlah titik strategis telah mencapai tahap akhir pengerjaan.
Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PU Kukar, Awang Agus, menyampaikan bahwa beberapa proyek di wilayah perkotaan sudah tuntas sepenuhnya.
Salah satunya pembangunan drainase di Jalan Mawar, Kelurahan Panji, yang kini rampung 100 persen.
Adapun pengerjaan di **Loa Ipuh** masih menyisakan finishing dengan progres 98 persen. Sejumlah titik lain juga terus dikebut agar selesai tepat waktu.
“Alhamdulillah, tahun ini semua progres positif. Hampir seluruh kegiatan drainase di dalam kota berjalan baik, rata-rata sudah di atas 90 persen,” ujar Awang, Kamis (4/9/2025).
Awang menjelaskan, sejauh ini tidak ada hambatan besar dalam pelaksanaan proyek, dan tantangan lebih banyak muncul dari keberadaan utilitas publik seperti pipa PDAM, kabel Telkom, dan jaringan listrik yang berdekatan dengan lokasi pekerjaan.
“Karena drainase dibangun di sisi jalan utama, otomatis berhadapan dengan utilitas. Tapi semua bisa diatasi dengan koordinasi sejak awal bersama PLN, PDAM, maupun Telkom,” jelasnya.
Pembangunan drainase masuk dalam program prioritas Dinas PU Kukar untuk memperkuat tata Kota, sekaligus mengurangi risiko banjir di kawasan padat penduduk. Dengan intensitas hujan yang tinggi, sistem drainase yang baik dipandang vital untuk menjaga kenyamanan dan keamanan warga.
“Prinsipnya, pekerjaan drainase harus benar-benar memberi manfaat langsung bagi masyarakat, dan target Kami adalah mengurangi genangan air di kawasan perkotaan, khususnya Tenggarong,” tegas Awang.
Awang menambahkan, keberhasilan progres drainase tahun ini tidak lepas dari perencanaan sejak awal serta koordinasi lintas sektor.
Hal itu sejalan dengan arahan Bupati Kukar, agar pembangunan infrastruktur difokuskan pada kebutuhan nyata masyarakat.
“Fokus Kami tetap pada proyek yang paling mendesak, dan dengan mayoritas progres di atas 90 persen, kami optimis semua pekerjaan bisa selesai sesuai kontrak,” katanya.
Dengan target penyelesaian pada akhir tahun 2025, Dinas PU Kukar optimistis seluruh proyek drainase rampung sesuai jadwal.
Keberadaan infrastruktur ini, diharapkan mampu menjawab permasalahan banjir perkotaan sekaligus meningkatkan kualitas tata ruang Kukar.
“Insyaallah, semua pekerjaan drainase bisa selesai tepat waktu sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” pungkas Awang. (ADV-DPU Kukar)














