Samarinda – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti, mengingatkan masyarakat akan pentingnya vaksinasi campak bagi anak sejak usia dini. Ia menilai imunisasi menjadi langkah krusial untuk mencegah risiko penyakit berbahaya yang dapat mengancam nyawa.
“Anak-anak di seluruh Indonesia sudah wajib divaksin campak sejak usia sembilan bulan,” ujarnya saat ditemui di Kantor DPRD Kota Samarinda.
Sri Puji menjelaskan, campak atau morbili dapat memicu berbagai komplikasi serius jika anak tidak mendapatkan vaksinasi lengkap.
Penyakit ini tidak hanya menimbulkan gejala awal seperti gatal-gatal dan demam tinggi, tetapi juga bisa menyerang organ vital.
“Campak bisa berkembang menjadi radang otak atau meningitis, bahkan menyerang paru-paru,” tegasnya.
Menurutnya, infeksi morbili yang sudah mencapai otak maupun paru-paru akan membuat kondisi pasien sangat kritis dan berpotensi menyebabkan kematian. Karena itu, ia menegaskan campak tidak boleh dianggap penyakit ringan.
Ia juga menyebut, kasus campak yang masih ditemukan umumnya menyerang anak-anak yang belum pernah menerima vaksinasi secara lengkap.
“Biasanya campak menyerang anak di bawah usia lima tahun yang memang tidak pernah divaksin,” katanya.
Dengan daya sebar yang cepat dan tingkat keparahan tinggi, Sri Puji menilai campak jauh lebih berbahaya dibandingkan banyak penyakit lain.
Ia pun berharap para orang tua meningkatkan kesadaran untuk melengkapi imunisasi anak.
“Vaksinasi lengkap bisa menekan risiko campak maupun penyakit menular lain secara maksimal,” pungkasnya. (adv)













