Samarinda – Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, menargetkan kontingen Kalimantan Timur mampu menembus lima besar pada Pekan Olahraga Nasional (PON) NTB-NTT mendatang. Hal tersebut disampaikannya usai memberikan sambutan sekaligus membuka Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Kalimantan Timur Tahun 2026 di Aula Tower Kadrie Oening, Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur, Kompleks GOR Kadrie Oening Sempaja, Samarinda, Rabu (3/6/2026).
Menurut Seno, capaian Kalimantan Timur pada dua gelaran PON terakhir menjadi bahan evaluasi sekaligus pijakan untuk meningkatkan prestasi olahraga daerah.
“Kita bisa melangkah lebih baik lagi. Setelah dulu di PON Papua kita peringkat ke-7 dengan perolehan 25 medali emas, di PON Aceh kita menurun dari peringkat ke-8, walaupun medalinya meningkat di 29 emas. Tapi kita berharap di PON NTB ke depan dengan organisasi pimpinan yang baru, kita bisa meningkat,” ujarnya.
Ia menegaskan target yang dipasang pemerintah daerah adalah membawa Kalimantan Timur masuk lima besar pada PON mendatang.
“Jadi target kita adalah di 5 besar ke depan di PON NTB dan NTT,” katanya.
Untuk mendukung pencapaian tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berencana melakukan sejumlah peningkatan fasilitas olahraga. Beberapa di antaranya adalah pembangunan gedung karate di kawasan GOR Kadrie Oening Sempaja, perbaikan kolam renang standar internasional di GOR Palaran, serta pembangunan fasilitas gulat yang direncanakan mulai tahun 2027.
“Di GOR Sempaja akan ada gedung karate. Kemudian di GOR Palaran kita akan perbaiki kolam renang yang standar internasional tersebut. Kemudian juga ada gulat nanti di Sempaja yang nantinya akan dibangun 2027,” jelasnya.
Meski demikian, Seno menyebut pembangunan tersebut tetap mempertimbangkan kondisi efisiensi anggaran yang berlaku.
“Tentu saja kita mempertimbangkan juga nanti efisiensi. Mudah-mudahan kita juga tidak akan terkena pemotongan anggaran, bahkan nanti bisa kita tingkatkan anggarannya,” ucapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Seno juga menyampaikan harapannya terhadap kepemimpinan baru KONI Kalimantan Timur. Ia menilai calon ketua yang maju memiliki pengalaman dan pemahaman yang cukup terhadap dunia olahraga.
“Dengan calon yang hanya satu ini, Pak Haji Andrie, beliau juga sudah sangat paham dengan olahraga. Ada beberapa cabang olahraga yang beliau pimpin,” katanya.
Seno berharap proses pergantian kepemimpinan berjalan baik dan mampu memperkuat soliditas organisasi demi peningkatan prestasi olahraga Kalimantan Timur.
“Mudah-mudahan ke depan dengan terpilihnya Pak Haji Andrie, bisa membawa olahraga Kaltim lebih maju lagi. Serah terima yang baik antara ketua lama dan ketua baru, dan tidak ada friksi-friksi lagi di tubuh KONI ini nanti ke depan,” tutupnya. (Iqbal Al-Fiqri)













