Anggota DPRD Kalimantan Timur, Sapto Setyo Pramono, mengajak pemuda Kaltim untuk memanfaatkan peluang yang ditawarkan oleh pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur. Menurut Sapto, kesuksesan dalam menghadapi perubahan besar ini sangat bergantung pada kesiapan sumber daya manusia yang terampil dan memiliki sikap yang positif.
“Era digital dan pembangunan yang pesat menuntut kita untuk memiliki keterampilan yang relevan. Pemuda Kaltim harus siap menghadapinya dengan mempersiapkan diri secara matang,” ujar Sapto, Rabu (13/11/24).
Pentingnya Pendidikan Vokasi, Sapto menekankan pentingnya pendidikan vokasi sebagai langkah awal untuk membekali pemuda dengan keterampilan yang dibutuhkan oleh industri, terutama di sektor konstruksi, mesin, dan lainnya.
“Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kaltim diharapkan menjadi pusat pendidikan yang menghasilkan tenaga kerja yang siap pakai,” ujarnya.
“Kemandirian ekonomi akan terwujud jika kita memiliki tenaga kerja yang terampil dan sesuai dengan kebutuhan pasar,” tambahnya.
Keterampilan Teknis dan Pondasi Moral
Meski demikian, Sapto juga mengingatkan bahwa keterampilan teknis saja tidak cukup untuk meraih kesuksesan.
Generasi muda Kaltim, menurutnya, perlu memiliki pondasi moral yang kuat, melalui iman dan takwa, yang akan menjadi pedoman dalam menghadapi tantangan hidup.
“Iman dan takwa adalah landasan yang akan membimbing kita dalam menjalani kehidupan, selain keterampilan teknis,” tegasnya.
Harapan Terhadap Generasi Muda Kaltim
Sapto optimis bahwa dengan persiapan yang baik, pemuda Kaltim akan mampu berkontribusi besar dalam pembangunan IKN serta meningkatkan daya saing daerah di tingkat nasional dan global.
“IKN membawa peluang besar, mari manfaatkan kesempatan ini untuk bersama-sama membangun daerah kita,” pungkasnya. (ADV)













