Samarinda – Dalam acara silaturahmi keluarga besar PDI-P Kalimantan Timur yang berlangsung meriah, Ananda Emira Moeis, Sekretaris DPD PDI-P Kaltim, menegaskan kembali pentingnya prinsip etika dan hati nurani dalam politik, seperti yang sering ditekankan oleh Ketua Umum PDI-P, Megawati Soekarnoputri. Arahan tersebut menjadi fondasi bagi kader partai dalam menghadapi tantangan politik, terutama menjelang tahun politik 2025.
“Seperti yang disampaikan oleh Ibu Ketua, dalam berpolitik kita harus memakai hati, nurani, dan etika dalam menentukan kebijakan dan keputusan. Selama itu benar, kita harus maju terus, meski ombak setinggi apa pun,” ujar Ananda di hadapan kader dan tamu undangan, Kamis (10/1).
Soliditas Kader sebagai Kunci Stabilitas
Ananda mengungkapkan bahwa soliditas kader menjadi salah satu kekuatan utama PDI-P di Kalimantan Timur. Dengan menghadapi berbagai dinamika politik, ia menegaskan bahwa kader partai tetap bersatu dan menjaga harmoni internal.
“Kader-kader kita solid, rukun, dan tidak ribut-ribut di dalam. Semuanya bersatu padu dengan tekad bahwa kebenaran pasti akan menang,” katanya penuh optimisme.
Selain itu, ia menggambarkan Megawati Soekarnoputri sebagai “jangkar kokoh” yang menjaga arah perjuangan partai.
“Meskipun sudah senior, jangkar itu tetap kokoh menjaga kapal kita agar tidak terombang-ambing,” tambahnya,
Ia pun juga menyiratkan tentang pentingnya kepemimpinan yang stabil di tengah arus politik yang semakin intens.
Arahan DPP dan Strategi Jangka Panjang
Menjelang Kongres mendatang, Ananda mengingatkan pentingnya patuh pada arahan DPP Partai dan menjaga nama baik PDI-P di tengah masyarakat. Ia juga mengapresiasi kontribusi kader dalam membangun partai selama ini, terutama dalam rangka perayaan HUT ke-50 PDI-P.
“Kader PDI Perjuangan selalu berani turun ke masyarakat, mendengarkan, dan memperjuangkan aspirasi rakyat,” ucapnya.
Tidak hanya berhenti pada pemilu 2024, PDI-P telah menyiapkan strategi jangka panjang hingga pemilu 2029.
“Ke depan, kita akan terus mengembangkan strategi dan program untuk memenangkan hati rakyat. Kita bekerja bukan untuk diri kita sendiri, melainkan untuk kesejahteraan masyarakat dan kejayaan Indonesia Raya,” tegas Ananda.
Optimisme Menyongsong Tahun Politik 2025
Semangat kolektif dan panduan dari Ketua Umum menjadi bekal kuat bagi PDI-P Kalimantan Timur dalam menghadapi gelombang politik mendatang. Dengan prinsip yang berakar pada etika dan hati nurani, partai ini optimistis dapat terus memperjuangkan kepentingan rakyat.
Sebagai penutup, Ananda mengajak seluruh kader untuk tetap solid dan fokus pada tujuan bersama.
“Dengan persatuan dan tekad yang kuat, kita yakin bahwa PDI Perjuangan akan terus menjadi jangkar perjuangan rakyat Indonesia,” pungkasnya. (Mujahid)













