Suluh Muda Nusantara
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suluh Muda Nusantara
No Result
View All Result
Home Advedtorial

Pemerataan Layanan Kesehatan Tersendat, Daerah Butuh Kewenangan Rekrut Dokter Spesialis Sendiri

Zahara by Zahara
18 Juli, 2025
in Advedtorial, DPRD Kaltim
0
Pemerataan Layanan Kesehatan Tersendat, Daerah Butuh Kewenangan Rekrut Dokter Spesialis Sendiri

Foto : Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Sarkowi V Zahry

FacebookTwitterWhatsapp

Samarinda – Di balik megahnya pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur (Kaltim), masih terselip ironi pelayanan kesehatan, terutama di wilayah perbatasan dan pedalaman.

Ketiadaan dokter spesialis di banyak fasilitas layanan kesehatan menjadi ancaman nyata bagi pemenuhan hak dasar masyarakat atas layanan medis yang setara.

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Sarkowi V Zahry, menyoroti fakta bahwa krisis tenaga kesehatan bukan semata karena kekurangan SDM, melainkan karena terbatasnya ruang gerak daerah dalam melakukan rekrutmen mandiri. Sistem perekrutan yang tersentralisasi dan birokratis membuat kebutuhan mendesak di daerah sering kali tak terjawab dengan cepat.

“Ketika rumah sakit di daerah butuh dokter spesialis segera, pemerintah daerah justru terkunci oleh prosedur pusat yang panjang dan tidak fleksibel,” kata Sarkowi, Jumat (18/7/25).

Menurutnya, pola seleksi nasional dan keterlibatan BKN dalam setiap proses pengangkatan ASN menjadikan daerah seolah tidak punya kendali terhadap persoalan kesehatannya sendiri. Padahal, kebutuhan tenaga spesialis seringkali bersifat darurat dan spesifik.

Ia menyebut, meskipun telah dibuka formasi untuk wilayah terpencil, tingkat pendaftar sangat rendah. Selain faktor lokasi yang kurang menarik, proses yang rumit turut menjadi penghalang.

“Banyak calon dokter yang akhirnya mundur karena tahapan rekrutmen berlarut-larut. Akibatnya, posisi kosong terus terjadi di puskesmas atau rumah sakit perbatasan,” lanjutnya.

Sarkowi menegaskan bahwa Kaltim membutuhkan terobosan otonomi rekrutmen, setidaknya untuk posisi strategis seperti dokter spesialis. Salah satunya dengan memberi prioritas bagi lulusan dari daerah 3T agar bisa kembali mengabdi di kampung halamannya.

“Anak-anak dari pedalaman, kalau diberi peluang dan beasiswa afirmatif, biasanya lebih siap dan mau kembali ke daerah asal. Ini soal keterikatan emosional yang tidak bisa digantikan,” ujarnya.

Lebih jauh, ia mengusulkan agar program bantuan pendidikan seperti Gratispol bisa diarahkan membiayai pendidikan kedokteran putra daerah, khususnya dari daerah-daerah minus tenaga kesehatan.

Sarkowi juga menilai bahwa perguruan tinggi seperti Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman (Unmul) dapat berperan di lebih aktif sebagai mitra pembangunan kesehatan, termasuk melalui jalur afirmasi untuk mahasiswa dari wilayah tertinggal.

Namun, ia menekankan bahwa semua pihak harus terlibat.

“Ini bukan semata tugas pemerintah. Keluarga dan masyarakat juga harus menanamkan semangat pengabdian. Jangan semua mengejar kota besar dan rumah sakit mewah,” katanya.

Di tengah harapan besar terhadap transformasi pelayanan publik seiring hadirnya IKN, Sarkowi mengingatkan bahwa tanpa solusi struktural dan kewenangan yang diperkuat di daerah, ketimpangan tenaga kesehatan hanya akan makin melebar.

“Selama mekanisme masih tersentralisasi dan birokrasi terlalu dominan, jangan harap pemerataan bisa dicapai,” pungkasnya.(ADV DPRD KALTIM)

Penulis : NA

Print 🖨 PDF 📄
Berita Dilihat: 128
Previous Post

Warga Pinggiran Terpinggirkan: Di Balik Megaproyek IKN, Balikpapan Masih Krisis Infrastruktur Dasar

Next Post

Baharuddin Demmu Gelar Kegiatan Penguatan Demokrasi di Desa Tanjung Limau: Edukasi Warga Soal Hak dan Kewajiban Warga Negara

Zahara

Zahara

Next Post
Baharuddin Demmu Gelar Kegiatan Penguatan Demokrasi di Desa Tanjung Limau: Edukasi Warga Soal Hak dan Kewajiban Warga Negara

Baharuddin Demmu Gelar Kegiatan Penguatan Demokrasi di Desa Tanjung Limau: Edukasi Warga Soal Hak dan Kewajiban Warga Negara

  • Trending
  • Comments
  • Latest
AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

20 Agustus, 2025
Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

22 Oktober, 2025
GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

12 Oktober, 2023
Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

17 Maret, 2025
Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Kamaruddin Ingatkan Potensi Tumpang Tindih dalam Raperda Pemanfaatan Jalan Kota

Kamaruddin Ingatkan Potensi Tumpang Tindih dalam Raperda Pemanfaatan Jalan Kota

13 Mei, 2026
Bapemperda DPRD Samarinda Sebut Pembahasan Tiga Raperda Terus Berproses

Bapemperda DPRD Samarinda Sebut Pembahasan Tiga Raperda Terus Berproses

13 Mei, 2026
Dugaan Surat Kaleng Kritik Pelayanan RKAB Minerba Beredar, Singgung Hambatan Investasi dan Penerimaan Negara

Dugaan Surat Kaleng Kritik Pelayanan RKAB Minerba Beredar, Singgung Hambatan Investasi dan Penerimaan Negara

11 Mei, 2026
Bapemperda DPRD Samarinda Gali Potensi PAD dari Raperda Pemanfaatan Jalan Kota

Bapemperda DPRD Samarinda Gali Potensi PAD dari Raperda Pemanfaatan Jalan Kota

11 Mei, 2026
Suluh Muda Nusantara

Suluhmudanusantara.com merupakan media daring berbasis di Kalimantan Timur dengan tujuan menjangkau Nusantara hingga Internasional.

Terkini

Kamaruddin Ingatkan Potensi Tumpang Tindih dalam Raperda Pemanfaatan Jalan Kota

Bapemperda DPRD Samarinda Sebut Pembahasan Tiga Raperda Terus Berproses

Informasi

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Susunan Redaksi

Follow Sosial Media Kami

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.