Samarinda – Komitmen Pemerintah Kota Samarinda dalam menangani banjir mendapat pujian dari DPRD Kalimantan Timur (Kaltim).
Anggota DPRD Kaltim, Jahidin, menilai langkah yang diambil pemerintah tak sekadar respons sesaat, tetapi mencerminkan upaya serius dan berkelanjutan.
“Saya lihat langsung, pekerjaan dilakukan hingga malam. Itu bukti konkret, bukan hanya janji,” ujar Jahidin, Sabtu (14/6/2025).
Menurut legislator daerah pemilihan Samarinda itu, pembangunan dan perbaikan sistem drainase di sejumlah titik menunjukkan hasil yang signifikan. Salah satu indikatornya adalah kecepatan air surut setelah hujan lebat, yang kini jauh lebih cepat dibanding sebelumnya.
“Dulu genangan bisa bertahan berhari-hari, sekarang hitungan jam sudah surut. Ini kemajuan nyata,” katanya.
Jahidin juga menyoroti peristiwa banjir besar yang terjadi pada Mei lalu, yang melanda berbagai kawasan, mulai dari DI Panjaitan hingga Sungai Karang Mumus. Tak hanya rumah warga, banjir juga mengganggu aktivitas belajar mengajar di sejumlah sekolah di Palaran.
Melihat skala dampaknya, ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat. Proyek-proyek strategis seperti normalisasi Sungai Karang Mumus dan pembangunan kolam retensi di Pampang harus diawasi agar benar-benar tuntas dan berfungsi maksimal.
“Ini bukan sekadar proyek infrastruktur. Ini soal keselamatan dan kenyamanan hidup warga,” tegas politisi PKB itu.
Lebih lanjut, Jahidin mengingatkan bahwa partisipasi publik menjadi kunci keberhasilan.
Ia menyoroti pentingnya kesadaran warga dalam menjaga lingkungan, terutama dengan tidak membuang sampah sembarangan yang bisa menghambat saluran air.
“Pemerintah sudah bergerak. Sekarang giliran kita, masyarakat, ikut menjaga agar hasil kerja ini tidak sia-sia,” tandasnya. (ADV DPRD KALTIM)
Penulis : NA













