Suluh Muda Nusantara
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suluh Muda Nusantara
No Result
View All Result
Home Advedtorial

Pendapatan Daerah Belum Maksimal, Husni Fahruddin Dorong Penataan PAD dan Pembenahan BUMD

Zahara by Zahara
1 Desember, 2025
in Advedtorial, DPRD Kaltim
0
Pendapatan Daerah Belum Maksimal, Husni Fahruddin Dorong Penataan PAD dan Pembenahan BUMD

Foto : Husni Fakhruddin Anggota Komisi 2 DPRD Kaltim.

FacebookTwitterWhatsapp

Samarinda — Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Timur, M. Husni Fahruddin, menegaskan bahwa Provinsi Kaltim harus segera mengembangkan sumber-sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) baru di luar sektor sumber daya alam. Ia menilai ruang optimalisasi pendapatan masih sangat luas, namun selama ini belum digarap maksimal.

Menurut Husni, banyak aktivitas perusahaan besar di daerah yang memiliki potensi pendapatan signifikan, tetapi belum sepenuhnya tercatat. Ia mencontohkan pungutan terkait alat berat, konsumsi BBM industri, serta pemanfaatan fasilitas daerah oleh perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kutai Kartanegara maupun wilayah lain.

“Masih banyak potensi yang belum dipetakan dengan baik. Kita tidak bisa terus menggantungkan PAD pada pendapatan berbasis sumber daya alam,” ujarnya.

Husni menegaskan penguatan PAD hanya dapat dicapai apabila pemerintah provinsi bersinergi secara serius dengan pemerintah kabupaten dan kota. Ia meminta daerah di lapisan bawah lebih aktif membantu verifikasi data dan mendukung penagihan potensi—bukan membiarkan provinsi bekerja sendiri.

Salah satu pembahasan strategis yang saat ini digarap Komisi II adalah Raperda Pengelolaan Alur Sungai Mahakam. Selama bertahun-tahun, kata Husni, alur Mahakam seolah “dimiliki” pihak-pihak tertentu sehingga keuntungan dari aktivitas tambatan tongkang, pandu-asist, hingga jasa pelayaran lebih banyak mengalir ke pengusaha dibanding ke kas daerah.

“Kalau alur Mahakam diatur dengan benar, dari Mahakam Ulu sampai Samarinda semua daerah dapat bagian. Sungai itu aset publik, bukan aset kelompok,” tegasnya.

Husni juga menyoroti kinerja sejumlah BUMD dan Perseroda yang telah menyerap penyertaan modal besar, tetapi tidak memberikan imbal hasil memadai. Ia menyebut ada perusahaan daerah yang dividen tahunannya kalah dibanding bunga deposito.

“Kalau kinerjanya tidak bisa mengungguli bunga bank, lebih baik ditutup saja,” ujarnya.

Komisi II kini tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Perseroda yang tidak menunjukkan progres. Salah satu contoh yang ia singgung ialah hotel milik Pemprov Kaltim di Balikpapan, yang disebutnya mangkrak dan gagal dikelola secara profesional. DPRD bahkan berencana mengeluarkan plang pengambilalihan aset meskipun pengelola mengancam membawa persoalan tersebut ke ranah hukum.

Selain menata kembali aset dan perusahaan daerah, Komisi II juga mendorong diversifikasi pendapatan melalui pengembangan perkebunan non-sawit. Komoditas seperti coklat dan kopi dinilai memiliki prospek besar jika dikelola serius oleh pemerintah provinsi bersama kabupaten/kota.

“Kita harus mulai beralih dari pendapatan yang bertumpu pada sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui,” tegasnya.

Dengan langkah-langkah yang sedang dirancang, Husni optimistis PAD Kaltim dapat meningkat signifikan dalam waktu dekat.

“Saya yakin angka PAD kita bisa jauh lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya,” pungkasnya. (Adv/DPRD Kaltim)

Print 🖨 PDF 📄
Berita Dilihat: 126
Previous Post

Seluruh Raperda Prioritas 2025 Rampung, Bapemperda DPRD Kaltim Siapkan Agenda Legislasi 2026

Next Post

Sugiyono : Fiskal 2026 Menurun, Strategi Anggaran Harus Lebih Terukur

Zahara

Zahara

Next Post
Sugiyono : Fiskal 2026 Menurun, Strategi Anggaran Harus Lebih Terukur

Sugiyono : Fiskal 2026 Menurun, Strategi Anggaran Harus Lebih Terukur

  • Trending
  • Comments
  • Latest
AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

20 Agustus, 2025
Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

22 Oktober, 2025
Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

17 Maret, 2025
GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

12 Oktober, 2023
Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Serapan Anggaran Diskominfo Baru 33 Persen, DPRD Samarinda Dorong Program Lebih Efektif

Serapan Anggaran Diskominfo Baru 33 Persen, DPRD Samarinda Dorong Program Lebih Efektif

7 Juli, 2026
Samri Nilai Penyesuaian Belanja Pegawai 30 Persen Perlu Dilakukan Bertahap

Samri Nilai Penyesuaian Belanja Pegawai 30 Persen Perlu Dilakukan Bertahap

7 Juli, 2026
Pemotongan TKD Jadi Pelajaran, DPRD Samarinda Dorong Kemandirian Fiskal Daerah

Pemotongan TKD Jadi Pelajaran, DPRD Samarinda Dorong Kemandirian Fiskal Daerah

7 Juli, 2026
Keterbatasan Fiskal, Renovasi Sekolah di Samarinda Masih Fokus Perbaikan Ringan

Keterbatasan Fiskal, Renovasi Sekolah di Samarinda Masih Fokus Perbaikan Ringan

6 Juli, 2026
Suluh Muda Nusantara

Suluhmudanusantara.com merupakan media daring berbasis di Kalimantan Timur dengan tujuan menjangkau Nusantara hingga Internasional.

Terkini

Serapan Anggaran Diskominfo Baru 33 Persen, DPRD Samarinda Dorong Program Lebih Efektif

Samri Nilai Penyesuaian Belanja Pegawai 30 Persen Perlu Dilakukan Bertahap

Informasi

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Susunan Redaksi

Follow Sosial Media Kami

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.