SANGATTA — Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2026 di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) diisi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kutim dengan kegiatan jalan sehat. Agenda yang juga memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut berlangsung di Halaman Kantor Bupati Kutim, belum lama ini.
Mengusung tema “Guru Sehat, Kreatif dan Inspiratif Menuju Indonesia Hebat”, kegiatan melibatkan keluarga besar PGRI, guru, tenaga kependidikan, serta peserta dari sejumlah kecamatan.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan senam bersama dan pembukaan. Setelah itu, peserta mengikuti jalan sehat yang dilanjutkan pembagian doorprize dan hiburan.
Ketua Panitia Jalan Sehat PGRI Kutim Mursalam mengatakan kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk memperkuat kebersamaan sekaligus mensyukuri kesehatan yang masih diberikan.
“Patut kita bersyukur hari ini karena masih diberikan kesehatan, kekuatan, dan kesempatan untuk melaksanakan satu kegiatan yang dapat mempersatukan kita,” ujar Mursalam.
Wakil Bupati Kutim Mahyunadi yang hadir dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi kepada para guru. Ia menyebut dedikasi guru memiliki peran penting dalam mempersiapkan generasi penerus.
Mahyunadi menilai guru tidak hanya berperan dalam proses belajar mengajar, tetapi juga menjadi teladan bagi peserta didik.
“Terima kasih atas dedikasi dan kerja samanya selama ini mendidik murid-murid kita dengan baik,” katanya.
Menurutnya, pendidikan merupakan investasi jangka panjang. Guru bersama orang tua memiliki tanggung jawab dalam membentuk karakter anak sekaligus mempersiapkan masa depan mereka.
“Baik tidaknya anak-anak kita, baik tidaknya masa depan bangsa kita, yaitu dititipkan pada guru,” tegasnya.
Mahyunadi juga meminta para guru terus berkarya dan melakukan inovasi. Namun, ia mengingatkan agar kreativitas di lingkungan pendidikan tetap mengikuti ketentuan yang berlaku.
Di sisi lain, Pemkab Kutim tengah mempersiapkan rencana peningkatan kesejahteraan guru. Mahyunadi menyebut peningkatan penghasilan menjadi salah satu hal yang sedang dirancang pemerintah daerah.
“Kita dalam rancang-rancang. Pak Bupati sudah rancang-rancang, insyaallah tahun depan naik,” ujarnya.
Selain Mahyunadi, kegiatan turut dihadiri Kepala Badan Kesbangpol Kutim Tejo Yuwono, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutim sekaligus Dewan Pembina PGRI Kutim Ahmad Masari, Anggota DPRD Kutim Akbar Tanjung, serta jajaran PGRI.
Mahyunadi berharap HGN menjadi momentum bagi guru untuk terus menjaga keteladanan. Ia meminta guru memberikan contoh yang baik sehingga dapat menjadi sosok yang dihormati sekaligus diidolakan peserta didik.(ADV/prokopim/Kutim)













