Samarinda,- Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar, menyatakan perlunya upaya lebih dari Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) dalam mengeksplorasi dan mengelola potensi wisata di Kota Tepian.
Menurutnya, banyak keindahan alam di Samarinda yang belum dikelola oleh pemerintah kota sebagai destinasi wisata. Saat ini, pengelolaan destinasi wisata banyak dilakukan oleh pihak swasta yang fokus pada pengembangan pariwisata.
“Oleh karena itu, saya mengusulkan agar pengelolaan destinasi wisata diambil alih oleh Pemkot Samarinda dengan tujuan memberikan dampak positif lebih luas, mulai dari aspek ekonomi, memajukan sumber daya lokal, hingga melestarikan budaya,” ujar Deni (28/7/2024).
Ia menyebut bahwa saat ini Disporapar hanya mengelola Mahakam Lampion Garden, sementara destinasi lain seperti Bukit Steling masih dikelola oleh swasta. Deni berharap pemerintah kota dapat lebih aktif dalam pengelolaan destinasi wisata lainnya.
“Sejauh ini yang mereka (Disporapar) kelola hanya Mahakam Lampion Garden saja, tapi yang lain seperti Bukit Steling masih dikelola swasta, jadi kita harapkan peran pemerintah masuk di sana,” tambahnya.
Deni juga menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah kota, pihak swasta, dan masyarakat dalam mengembangkan sektor pariwisata.
Ia yakin bahwa dengan kerja sama yang baik dan strategi yang tepat, potensi pariwisata di Samarinda dapat dimaksimalkan, sehingga menjadi salah satu pilar utama ekonomi kota ini.
“Untuk meningkatkan manfaat pariwisata dalam kehidupan bermasyarakat, diperlukan kerja sama yang baik antara pemkot, swasta, dan masyarakat. Sektor pariwisata dan ekonomi kreatif bisa tumbuh dan menjadi salah satu sumber utama pendapatan asli daerah (PAD) yang berkelanjutan,” ujarnya.
Deni berharap pemerintah kota lebih proaktif dalam mengatasi kendala yang ada dan terus berupaya memajukan sektor pariwisata di Samarinda.
“Kami ingin pemerintah lebih proaktif lagi di tengah kendala yang ada,” tutupnya. (ADV)













