Keberhasilan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur (Kaltim) sangat bergantung pada kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) di daerah tersebut, menurut anggota DPRD Kaltim, Subandi. Menurutnya, meskipun IKN di Kaltim akan membawa perubahan besar di berbagai sektor, dampak positifnya hanya akan terasa jika masyarakat setempat memiliki SDM yang siap bersaing di tengah arus transformasi tersebut.
“Pembangunan IKN membawa peluang besar, namun kita tidak bisa hanya menjadi penonton. Kaltim harus mempersiapkan SDM yang berkualitas agar dapat berkompetisi dalam perubahan besar yang akan datang,” tegas Subandi, Senin (18/11/24).
Subandi mengungkapkan bahwa salah satu tantangan terbesar yang harus dihadapi adalah memastikan bahwa masyarakat Kaltim siap untuk bersaing dalam dunia kerja dan industri yang akan berkembang pesat seiring dengan hadirnya IKN. Ia juga mencatat bahwa migrasi penduduk ke wilayah tersebut akan meningkat seiring dengan pembangunan IKN, yang berdampak pada kebutuhan sektor pangan dan layanan dasar lainnya.
“Kita akan menghadapi lonjakan jumlah penduduk yang membutuhkan berbagai layanan, termasuk pangan. Oleh karena itu, saat ini menjadi waktu yang sangat tepat untuk mempersiapkan SDM kita agar tidak tertinggal,” ujarnya.
Lebih lanjut, Subandi menekankan bahwa Kaltim perlu memanfaatkan momen ini untuk memperkuat kemampuan sumber daya manusia agar tidak hanya menjadi daerah yang terdampak, tetapi juga dapat memanfaatkan peluang yang muncul dari pembangunan IKN.
“Jika kita tidak siap, kita bisa menjadi daerah yang hanya terimbas tanpa mampu berkontribusi secara signifikan. Kualitas SDM yang unggul adalah kunci untuk memastikan kita tidak hanya sekadar mengikuti perkembangan, tetapi juga menjadi bagian dari kemajuan tersebut,” jelasnya.
Subandi berharap masyarakat Kaltim dapat memanfaatkan peluang yang ditawarkan oleh pembangunan IKN dengan terus meningkatkan kualitas SDM melalui pelatihan dan pendidikan yang tepat.
“Kami harus memastikan masyarakat siap bersaing dan berperan aktif dalam pembangunan IKN ini. Ini adalah kesempatan emas bagi kita semua,” pungkasnya. (ADV)













