Samarinda – Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Syahariah Mas’ud, menyuarakan pentingnya menjaga etika dan tata kelola kelembagaan dalam pemerintahan, terutama dalam hal representasi resmi pada forum-forum publik dan strategis.
Menurutnya, dalam setiap agenda penting yang menyangkut kepentingan masyarakat luas, kehadiran unsur pimpinan eksekutif memiliki nilai simbolis dan substantif sebagai bentuk komitmen dan tanggung jawab langsung terhadap rakyat.
“Kehadiran pimpinan daerah dalam forum formal bukan hanya soal prosedur, tapi mencerminkan kesungguhan pemerintah dalam mendengar dan merespons isu-isu publik,” tegas Syahariah, Selasa (22/7/25).
Ia menekankan bahwa apabila pimpinan utama seperti gubernur berhalangan hadir, maka perwakilan semestinya berasal dari struktur pimpinan pemerintahan seperti wakil gubernur atau sekretaris daerah, bukan pejabat teknis yang tidak memiliki kewenangan mengambil keputusan strategis secara langsung.
“Pemilihan perwakilan itu bagian dari tata krama dalam birokrasi. Penempatan yang tidak sesuai akan menciptakan kesan bahwa agenda yang dibahas tidak dianggap penting oleh eksekutif,” ujarnya.
Syahariah juga menyoroti pentingnya kolaborasi dan komunikasi yang setara antara eksekutif dan legislatif dalam menjalankan roda pemerintahan.
Menurutnya, forum-forum resmi bukan ruang seremonial, tetapi tempat di mana kebijakan menyentuh langsung persoalan masyarakat seperti pendidikan, kesehatan, dan lingkungan.
Ia mengingatkan bahwa membangun pemerintahan yang efektif tidak cukup hanya dengan menjalankan administrasi, tetapi juga dengan menjaga marwah kelembagaan dan sensitivitas publik.
“Warga menaruh harapan pada kita semua. Maka wujud komitmen itu harus hadir dalam sikap, keputusan, dan cara pemerintah menjalankan mandat,” ujarnya.
Syahariah berharap praktik birokrasi di Kaltim ke depan dapat semakin memperhatikan aspek etika representasi dan sensitivitas publik, sebagai bagian dari upaya membangun pemerintahan yang berwibawa dan bertanggung jawab.(ADV DPRD KALTIM)
Penulis : NA













