KALIORANG – Panggung seni di Lapangan Sepak Bola Bumi Jaya, Desa Bangun Jaya, Kecamatan Kaliorang, kembali semarak dengan penampilan Topeng Ireng, Rampak Buto Manunggal, dan Jaranan Putro Alap-Alap. Pertunjukan tersebut menjadi bagian dari Pentas Seni dan Budaya Pemuda Rimba.
Ratusan warga dari permukiman SP 1 hingga SP 5 hadir menyaksikan kegiatan yang diselenggarakan secara gratis tersebut. Musik tradisional, gamelan, dan atraksi kesenian menjadi bagian utama pertunjukan yang menghibur masyarakat.
Pentas seni tersebut juga memberi kesempatan kepada pelaku UMKM lokal untuk memanfaatkan keramaian. Mereka menjajakan berbagai produk dan kuliner kepada warga yang hadir sehingga kegiatan budaya turut membuka aktivitas ekonomi masyarakat.
Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman, membuka acara secara resmi. Dalam kegiatan itu turut hadir Anggota DPRD Kutim Ardiansyah, Plt Camat Kaliorang Pitriani, Kepala Desa Bangun Jaya Supanjen, unsur Forkopimcam, Korwil Pendidikan, serta perwakilan PT Indexim Coalindo dan PT KPP.
Ardiansyah mengapresiasi konsistensi Paguyuban Pemuda Rimba di bawah pimpinan Zainal yang telah menjaga kegiatan seni budaya tersebut sejak 2016.
Ia menilai keberagaman budaya di Kutim merupakan kekayaan yang perlu diberikan ruang untuk berkembang. Menurutnya, setiap wilayah memiliki ciri khas yang dapat menjadi bagian dari identitas masyarakat.
“Setiap wilayah memiliki ciri khas budaya. Di Kutai Timur, kita tidak hanya menjaga budaya lokal, tetapi juga memberikan ruang seluas-luasnya bagi keberagaman tradisi masyarakat untuk tampil,” ujarnya.
Selain mempertahankan budaya, Ardiansyah menilai kegiatan tersebut memberikan dampak terhadap perekonomian warga. Keramaian penonton membuat pelaku UMKM memperoleh kesempatan memperkenalkan sekaligus menjual produk mereka.
“Agenda tahunan seperti ini bukan sekadar hiburan. Ketika warga keluar rumah, UMKM bergerak, perputaran ekonomi terjadi. Jadi, seni dan budaya juga dapat menjadi bagian dari penggerak ekonomi kerakyatan,” kata Ardiansyah.
Kepala Desa Bangun Jaya, Supanjen, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kutim yang terus memberikan perhatian terhadap pembangunan dan kemajuan Desa Bangun Jaya. Menurutnya, dukungan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam mendorong desa agar terus berkembang, termasuk melalui kegiatan-kegiatan yang memperkuat kebersamaan masyarakat.
“Desa ini terus berkembang. Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan dukungan pemerintah daerah. Harapan kami, pembangunan dan kegiatan-kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat dapat terus berlanjut,” ungkapnya.(adv)













