Suluhmudanusantara.com,- Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sani Bin Husain, menaruh perhatian besar terhadap urgensi perlindungan anak di Kota Samarinda, terutama dari ancaman kekerasan seperti kekerasan seksual, bullying, dan penyalahgunaan narkotika.
Menurutnya, kekerasan semacam ini tidak hanya berdampak pada fisik, tetapi juga dapat merusak mental dan masa depan anak-anak.
“Dalam upaya pencegahan kekerasan di sekolah, kami berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Samarinda serta Badan Narkotika Nasional (BNN) Samarinda untuk merumuskan strategi yang efektif,” ungkapnya pada Rabu (14/2/2024).
Sani menyatakan harapannya agar koordinasi ini dapat membantu menghindari kekerasan seksual, bullying, dan penyalahgunaan narkotika di lingkungan sekolah.
“Karena pencegahan merupakan langkah pertama yang penting dalam melindungi anak-anak dari bahaya tersebut,” tegasnya.
Selain itu, Sani juga menggarisbawahi peran besar orang tua dalam upaya perlindungan anak.
Dia mengajak seluruh orang tua untuk memberikan perhatian dan pengawasan maksimal kepada anak-anak mereka, serta membangun komunikasi yang terbuka dan positif.
Dengan adanya kerja sama lintas sektor dan peran aktif orang tua, diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak-anak di Kota Samarinda, sehingga mereka dapat tumbuh dan berkembang dengan baik tanpa harus menghadapi ancaman kekerasan.
“Dengan perhatian, pengawasan, dan komunikasi yang baik, orang tua dapat berperan dalam mencegah kekerasan di lingkungan sekolah,” tandasnya. (ADV/DPRD SAMARINDA)













