Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Yonavia, mengungkapkan pentingnya pemberdayaan perempuan melalui pengembangan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di daerah pemilihannya, khususnya di Kutai Barat (Kubar) dan Mahakam Ulu. Dalam kegiatan reses yang dilakukan di sejumlah kampung, Yonavia mendengarkan langsung keinginan masyarakat, terutama perempuan yang ingin lebih produktif melalui usaha yang dapat dilakukan dari rumah.
Banyak perempuan di Kubar dan Mahakam Ulu yang menunjukkan minat untuk berwirausaha, namun sering terkendala oleh keterbatasan akses terhadap sumber daya dan pelatihan. Yonavia menilai bahwa untuk menciptakan peluang bagi perempuan, dukungan dari berbagai pihak, terutama pemerintah, sangat diperlukan. Ia pun menegaskan pentingnya memberikan fasilitas dan pelatihan yang dapat menunjang usaha mereka.
“Sebagian besar perempuan di daerah ini memiliki keinginan kuat untuk berusaha, tetapi mereka terbentur oleh minimnya akses terhadap modal dan pelatihan yang dibutuhkan. Kami ingin memastikan mereka bisa mendapatkan kesempatan yang lebih luas untuk mengembangkan potensi usaha mereka,” ujar Yonavia pada Minggu (17/11/24).
Menurut Yonavia, meskipun sektor UMKM di wilayah ini sudah menunjukkan beberapa kemajuan, masih banyak tantangan yang harus dihadapi untuk mempercepat pertumbuhannya, terutama untuk perempuan. Salah satu tantangan terbesar adalah bagaimana memberikan ruang lebih bagi perempuan agar bisa mandiri secara ekonomi melalui pengembangan usaha kecil dan menengah.
“Meskipun sudah ada kemajuan yang cukup baik, kita harus mendorong lebih banyak usaha dan memberikan dukungan yang lebih bagi perempuan agar mereka bisa berkembang. Harus ada langkah nyata agar mereka bisa sukses dalam dunia bisnis,” tambahnya.
Yonavia juga menekankan bahwa pemberdayaan perempuan melalui UMKM bukan hanya akan meningkatkan pendapatan mereka, tetapi juga berkontribusi dalam memperkuat ekonomi keluarga. Ini, menurutnya, akan mengurangi ketergantungan pada sumber daya eksternal dan membuka lebih banyak kesempatan ekonomi bagi perempuan.
“Pemberdayaan UMKM bagi perempuan bukan hanya untuk meningkatkan ekonomi keluarga, tetapi juga untuk mengurangi ketergantungan mereka pada pihak luar. Harapan kami, dengan memberi mereka kesempatan yang sama, perempuan bisa lebih mandiri dan berdaya dalam dunia usaha,” lanjut Yonavia.
Dengan komitmennya untuk meningkatkan sektor UMKM di Kubar dan Mahakam Ulu, Yonavia bertekad untuk memastikan bahwa perempuan memiliki kesempatan yang setara dalam perekonomian. Ia berharap melalui dukungan dan pemberdayaan yang lebih besar, sektor UMKM di daerah tersebut bisa berkembang lebih pesat, dengan lebih banyak perempuan yang dapat berperan aktif di dalamnya. (ADV)













