Suluh Muda Nusantara
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suluh Muda Nusantara
No Result
View All Result
Home Advedtorial

Agusriansyah: Kebijakan Pendidikan Harus Adil, Bukan Hanya Cocok untuk Kota Besar

Zahara by Zahara
11 Juni, 2025
in Advedtorial, DPRD Kaltim
0
Agusriansyah: Kebijakan Pendidikan Harus Adil, Bukan Hanya Cocok untuk Kota Besar

Foto: Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Agusriansyah Ridwan.

FacebookTwitterWhatsapp

Samarinda – Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Agusriansyah Ridwan, mengingatkan pemerintah agar kebijakan pendidikan nasional tidak hanya mengakomodasi kondisi kota-kota besar, tetapi juga mempertimbangkan realitas sosial dan geografis di daerah.

Menurutnya, prinsip keadilan sosial sebagaimana diamanatkan dalam konstitusi harus menjadi pijakan utama dalam setiap regulasi pendidikan.

Ia menilai, hingga saat ini, banyak kebijakan dari pemerintah pusat masih disusun dengan pendekatan seragam, tanpa mengindahkan keberagaman karakteristik wilayah.

Padahal, daerah seperti Kalimantan Timur memiliki tantangan khusus, mulai dari keterbatasan infrastruktur hingga sebaran penduduk yang tidak merata.

“Pendidikan adalah hak seluruh warga negara, bukan hanya mereka yang tinggal di pusat kota. Sayangnya, banyak kebijakan disusun dengan asumsi bahwa semua daerah punya akses, sarana, dan fasilitas yang sama. Ini keliru dan tidak adil,” ujar Agusriansyah, Rabu (11/6/2025).

Salah satu kebijakan yang ia soroti adalah sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) berbasis zonasi. Dalam praktiknya, kata dia, sistem ini sering kali menyulitkan peserta didik di wilayah terpencil, karena tidak mempertimbangkan kondisi lokal secara utuh.

Banyak kasus di mana siswa harus bersekolah jauh dari rumah, meskipun ada sekolah terdekat yang sebenarnya masih memiliki daya tampung.

“Zonasi dibuat dengan semangat pemerataan, tetapi kalau dilaksanakan tanpa fleksibilitas, justru menciptakan ketimpangan baru. Anak-anak di desa harus menempuh perjalanan jauh, hanya karena sistem tidak bisa menyesuaikan dengan kondisi daerah,” tegasnya.

Sehingga, problem utama bukan hanya soal jarak, tetapi ketiadaan infrastruktur penunjang. Jalan rusak, minimnya transportasi umum, dan keterbatasan sekolah yang layak di banyak kecamatan menjadi hambatan serius yang tak bisa diabaikan dalam merumuskan kebijakan pendidikan yang inklusif.

Kemudian selama kualitas pendidikan belum merata, masyarakat akan terus berlomba-lomba memasukkan anaknya ke sekolah tertentu yang dianggap lebih baik, yang umumnya berada di pusat kota.

Ini menimbulkan ketimpangan akses dan menambah tekanan pada sistem penerimaan.

“Pemerataan kualitas adalah kunci. Jika semua sekolah punya standar yang setara, orang tua tidak akan terfokus hanya pada sekolah unggulan. Ini akan secara alami menurunkan ketimpangan dan membuat sistem penerimaan lebih manusiawi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Agusriansyah mendorong pemerintah pusat untuk memberi ruang bagi daerah dalam menyesuaikan kebijakan pendidikan, agar bisa lebih responsif terhadap kebutuhan dan tantangan lokal.

“Kita butuh kebijakan yang lahir dari pemahaman atas realitas, bukan hanya dari meja perencana di ibu kota. Pendidikan harus hadir sebagai alat pemersatu dan pemerata, bukan malah mempertegas ketimpangan,” pungkasnya. (ADV DPRD KALTIM)

Penulis NA

Print 🖨 PDF 📄
Berita Dilihat: 110
Previous Post

Andi Satya Soroti Kurangnya Edukasi Soal Hak Kesehatan Ibu Hamil

Next Post

Legislator Kaltim Soroti Ketimpangan dalam Kebijakan Pertanian

Zahara

Zahara

Next Post
Legislator Kaltim Soroti Ketimpangan dalam Kebijakan Pertanian

Legislator Kaltim Soroti Ketimpangan dalam Kebijakan Pertanian

  • Trending
  • Comments
  • Latest
AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

20 Agustus, 2025
Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

22 Oktober, 2025
GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

12 Oktober, 2023
Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

17 Maret, 2025
Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Pansus LKPJ 2025 Temukan Kejanggalan di TPA Sambutan, dari Cut and Fill hingga Pipa Gas

Pansus LKPJ 2025 Temukan Kejanggalan di TPA Sambutan, dari Cut and Fill hingga Pipa Gas

2 Mei, 2026
Proyek Energi dari Sampah Disorot, DPRD Samarinda Minta Perencanaan Lebih Matang

Proyek Energi dari Sampah Disorot, DPRD Samarinda Minta Perencanaan Lebih Matang

2 Mei, 2026
Bagi Hasil Teras Samarinda Disoroti, Iswandi: Lihat Multiplier Effect, Jangan Hanya PAD

Bagi Hasil Teras Samarinda Disoroti, Iswandi: Lihat Multiplier Effect, Jangan Hanya PAD

2 Mei, 2026
Perempuan Mahardhika Samarinda Serukan Kerja Layak, Tolak Kekerasan dan Militerisme di Dunia Kerja

Perempuan Mahardhika Samarinda Serukan Kerja Layak, Tolak Kekerasan dan Militerisme di Dunia Kerja

2 Mei, 2026
Suluh Muda Nusantara

Suluhmudanusantara.com merupakan media daring berbasis di Kalimantan Timur dengan tujuan menjangkau Nusantara hingga Internasional.

Terkini

Pansus LKPJ 2025 Temukan Kejanggalan di TPA Sambutan, dari Cut and Fill hingga Pipa Gas

Proyek Energi dari Sampah Disorot, DPRD Samarinda Minta Perencanaan Lebih Matang

Informasi

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Susunan Redaksi

Follow Sosial Media Kami

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.