Suluh Muda Nusantara
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suluh Muda Nusantara
No Result
View All Result
Home Advedtorial

Andi Satya Soroti Kurangnya Edukasi Soal Hak Kesehatan Ibu Hamil

Zahara by Zahara
11 Juni, 2025
in Advedtorial, DPRD Kaltim
0
Andi Satya Soroti Kurangnya Edukasi Soal Hak Kesehatan Ibu Hamil

Foto: Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Andi Satya Adi Saputra.

FacebookTwitterWhatsapp

Samarinda – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Andi Satya Adi Saputra, menekankan pentingnya edukasi publik terkait hak-hak layanan kesehatan ibu hamil yang dijamin oleh negara melalui BPJS Kesehatan.

Andi Satya yang juga seorang dokter spesialis kandungan, mengungkapkan, masih banyak masyarakat, khususnya di daerah terpencil, yang belum mengetahui bahwa pemeriksaan kehamilan hingga USG sebenarnya telah ditanggung penuh oleh BPJS.

“Banyak ibu hamil yang enggan memeriksakan diri karena khawatir soal biaya. Padahal, layanan seperti USG itu sudah termasuk dalam paket manfaat BPJS. Ini hak mereka, bukan beban,” ujarnya, Rabu (11/6/2025).

Ia menilai kurangnya sosialisasi dari pemerintah pusat hingga daerah menjadi salah satu penyebab rendahnya akses layanan kesehatan dasar, terutama di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

Padahal, pemahaman yang baik dari masyarakat bisa mendorong peningkatan kunjungan ke fasilitas kesehatan, yang pada akhirnya membantu mendeteksi risiko komplikasi lebih dini.

“Jika ibu-ibu di desa tahu bahwa semua pemeriksaan itu gratis lewat BPJS, mereka akan lebih rutin kontrol kehamilan. Ini bisa menyelamatkan nyawa mereka dan bayinya,” tuturnya.

Andi juga menekankan bahwa edukasi yang kuat akan mengurangi praktik pemeriksaan non-medis atau keterlambatan dalam penanganan risiko kehamilan yang bisa berujung fatal.

Menurutnya, layanan kesehatan tidak cukup hanya tersedia masyarakat juga harus merasa yakin dan mampu mengaksesnya.

Dalam konteks ini, Andi menyoroti pula kebijakan Kementerian Kesehatan yang berencana memperbolehkan dokter umum untuk menangani operasi sesar di wilayah 3T.

Ia mengingatkan bahwa akar persoalan kesehatan ibu dan anak bukan hanya kurangnya tenaga spesialis, tetapi juga lemahnya sistem rujukan dan pemahaman masyarakat terhadap layanan yang telah disediakan negara.

“Memberikan kewenangan operasi sesar kepada dokter umum bukan solusi, apalagi kalau akar masalahnya belum dibereskan. Edukasi, infrastruktur, dan distribusi tenaga medis harus dibenahi terlebih dahulu,” tegasnya.

Ia mengkritik pendekatan yang dinilainya terburu-buru dan berpotensi membahayakan nyawa pasien. Sebab, tindakan sesar memerlukan keahlian medis khusus yang tidak bisa digantikan hanya dengan pelatihan singkat.

Lebih lanjut, ia mendorong pemerintah untuk mengambil langkah jangka panjang yang lebih strategis, seperti memberikan insentif khusus bagi dokter spesialis yang bersedia bertugas di daerah terpencil serta menyediakan fasilitas pendukung yang memadai.

“Kalau dukungan fasilitas dan kesejahteraannya baik, tenaga medis pasti bersedia. Itu jauh lebih aman dan berkelanjutan daripada mengambil risiko besar dengan solusi sementara,” ujarnya.

Andi juga mengusulkan rotasi berkala dokter spesialis dari rumah sakit besar ke wilayah 3T sebagai langkah realistis untuk menjaga mutu layanan tanpa melanggar batas kompetensi profesi medis. (ADV DPRD KALTIM)

Penulis NA

Print 🖨 PDF 📄
Berita Dilihat: 131
Previous Post

Anggaran Direvisi, Bidang Bina Marga Tetap Fokus Selesaikan Proyek Prioritas Kukar

Next Post

Agusriansyah: Kebijakan Pendidikan Harus Adil, Bukan Hanya Cocok untuk Kota Besar

Zahara

Zahara

Next Post
Agusriansyah: Kebijakan Pendidikan Harus Adil, Bukan Hanya Cocok untuk Kota Besar

Agusriansyah: Kebijakan Pendidikan Harus Adil, Bukan Hanya Cocok untuk Kota Besar

  • Trending
  • Comments
  • Latest
AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

20 Agustus, 2025
Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

22 Oktober, 2025
GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

12 Oktober, 2023
Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

17 Maret, 2025
Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Pansus LKPJ 2025 Temukan Kejanggalan di TPA Sambutan, dari Cut and Fill hingga Pipa Gas

Pansus LKPJ 2025 Temukan Kejanggalan di TPA Sambutan, dari Cut and Fill hingga Pipa Gas

2 Mei, 2026
Proyek Energi dari Sampah Disorot, DPRD Samarinda Minta Perencanaan Lebih Matang

Proyek Energi dari Sampah Disorot, DPRD Samarinda Minta Perencanaan Lebih Matang

2 Mei, 2026
Bagi Hasil Teras Samarinda Disoroti, Iswandi: Lihat Multiplier Effect, Jangan Hanya PAD

Bagi Hasil Teras Samarinda Disoroti, Iswandi: Lihat Multiplier Effect, Jangan Hanya PAD

2 Mei, 2026
Perempuan Mahardhika Samarinda Serukan Kerja Layak, Tolak Kekerasan dan Militerisme di Dunia Kerja

Perempuan Mahardhika Samarinda Serukan Kerja Layak, Tolak Kekerasan dan Militerisme di Dunia Kerja

2 Mei, 2026
Suluh Muda Nusantara

Suluhmudanusantara.com merupakan media daring berbasis di Kalimantan Timur dengan tujuan menjangkau Nusantara hingga Internasional.

Terkini

Pansus LKPJ 2025 Temukan Kejanggalan di TPA Sambutan, dari Cut and Fill hingga Pipa Gas

Proyek Energi dari Sampah Disorot, DPRD Samarinda Minta Perencanaan Lebih Matang

Informasi

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Susunan Redaksi

Follow Sosial Media Kami

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.