Suluh Muda Nusantara
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suluh Muda Nusantara
No Result
View All Result
Home Advedtorial

Jalan Rusak Hambat Pemerataan di Pedalaman Kukar, Guntur Desak Pemerintah Fokus pada Aksesibilitas Wilayah Terpencil

Zahara by Zahara
2 Juli, 2025
in Advedtorial, DPRD Kaltim
0
Jalan Rusak Hambat Pemerataan di Pedalaman Kukar, Guntur Desak Pemerintah Fokus pada Aksesibilitas Wilayah Terpencil

Foto : Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Guntur

FacebookTwitterWhatsapp

Samarinda – Ketimpangan pembangunan infrastruktur jalan di wilayah pedalaman Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dinilai menjadi salah satu penghambat utama pemerataan akses dan pelayanan publik.

Hal ini disoroti Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Guntur, yang menekankan pentingnya strategi pembangunan yang sensitif terhadap tantangan geografis daerah terpencil.

Menurut Guntur, banyak desa di pedalaman Kukar terisolasi akibat akses jalan yang buruk dan rawan banjir. Kondisi tersebut dinilainya tidak hanya memperlambat pembangunan ekonomi, tapi juga memperlebar kesenjangan antarwilayah.

“Kalau hambatan infrastruktur tidak segera ditangani, desa-desa pedalaman akan makin tertinggal. Ini bukan sekadar proyek jalan, ini soal keadilan akses untuk seluruh warga,” ujarnya, Rabu (2/7/25).

Guntur menyoroti langsung kondisi jalan Bayan Brum hingga Tabang, yang sempat dilalui Gubernur Kaltim beberapa waktu lalu.

Ia menyebut bahwa kondisi di lapangan menjadi bukti nyata bahwa penanganan infrastruktur jalan tak bisa dilakukan dengan pendekatan seragam.

“Gubernur sudah melihat langsung jalurnya seperti apa. Kita tidak bisa menggunakan pola yang sama seperti di kota. Ini wilayah banjir, lahan rawa, jadi harus ada pendekatan khusus,” jelasnya.

Ia menilai, salah satu kesalahan masa lalu terletak pada pemilihan material pembangunan yang tidak sesuai. Banyak jalan hanya ditimbun dan diaspal, padahal rawan banjir, sehingga cepat rusak.

“Karena tekanan masyarakat, jalan akhirnya diaspal. Tapi kita tahu aspal tidak tahan di wilayah yang terendam air. Sejak awal harusnya menggunakan semenisasi,” tegasnya.

Meski mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Kukar yang mulai menggunakan semenisasi di sejumlah titik, Guntur menekankan bahwa percepatan pembangunan harus menjadi prioritas, mengingat pentingnya jalur tersebut sebagai penghubung utama warga di hulu Kukar.

“Saya turun langsung ke lapangan, dan memang ada progres. Tapi belum cukup. Jalur ke Tabang itu urat nadi masyarakat, tidak bisa ditunda-tunda lagi,” katanya.

Ia juga menggarisbawahi bahwa tantangan pembangunan di Kukar bukan soal jumlah penduduk, melainkan kondisi geografis ekstrem yang memerlukan kebijakan berbeda, termasuk dalam perencanaan anggaran.

“Bayangkan saja, jarak dari Samarinda ke Tabang bisa sembilan jam lebih. Ini bukan hanya soal angka, tapi soal medan. Jadi alokasi anggaran harus memperhitungkan realita di lapangan,” jelasnya.

Guntur berharap pemerintah provinsi dapat memberikan atensi lebih besar terhadap wilayah terluar dan sulit dijangkau, dengan memberikan alokasi anggaran khusus untuk infrastruktur dasar seperti jalan dan jembatan.

“Kita perlu intervensi nyata dari provinsi. Jangan hanya fokus di daerah padat, wilayah pelosok juga butuh akses yang setara,” tuturnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah kabupaten dan provinsi, apalagi dengan posisi Kukar sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Dengan kepemimpinan baru di provinsi maupun kabupaten, saya harap komunikasi bisa lebih terbuka. Kukar ini daerah strategis. Kalau akses jalannya masih buruk, bagaimana bisa menopang IKN?” pungkasnya.(ADV DPRD KALTIM)

Penulis : NA

Print 🖨 PDF 📄
Berita Dilihat: 128
Previous Post

DPRD Kaltim Soroti Urgensi Reformulasi Aturan Daerah, Tiga Ranperda Strategis Disiapkan

Next Post

Kurangnya Kesadaran Kolektif Jadi Akar Masalah DBD di Kaltim, Damayanti Desak Perubahan Paradigma

Zahara

Zahara

Next Post
Kurangnya Kesadaran Kolektif Jadi Akar Masalah DBD di Kaltim, Damayanti Desak Perubahan Paradigma

Kurangnya Kesadaran Kolektif Jadi Akar Masalah DBD di Kaltim, Damayanti Desak Perubahan Paradigma

  • Trending
  • Comments
  • Latest
AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

20 Agustus, 2025
Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

22 Oktober, 2025
GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

12 Oktober, 2023
Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

17 Maret, 2025
Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Pansus LKPJ Temukan Kejanggalan Proyek Sanitary Landfill Rp28 Miliar di TPA Sambutan

Pansus LKPJ Temukan Kejanggalan Proyek Sanitary Landfill Rp28 Miliar di TPA Sambutan

28 April, 2026
Semua Sektor Usaha Didata, BPS Samarinda Mulai Sensus Ekonomi Mei 2026

Semua Sektor Usaha Didata, BPS Samarinda Mulai Sensus Ekonomi Mei 2026

28 April, 2026
Hearing dengan BPS, Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Pentingnya Data Sensus Ekonomi

Hearing dengan BPS, Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Pentingnya Data Sensus Ekonomi

28 April, 2026
Ingatkan Risiko Parkir Berlangganan, Samri: Jangan Sampai Bebani Masyarakat

Ingatkan Risiko Parkir Berlangganan, Samri: Jangan Sampai Bebani Masyarakat

28 April, 2026
Suluh Muda Nusantara

Suluhmudanusantara.com merupakan media daring berbasis di Kalimantan Timur dengan tujuan menjangkau Nusantara hingga Internasional.

Terkini

Pansus LKPJ Temukan Kejanggalan Proyek Sanitary Landfill Rp28 Miliar di TPA Sambutan

Semua Sektor Usaha Didata, BPS Samarinda Mulai Sensus Ekonomi Mei 2026

Informasi

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Susunan Redaksi

Follow Sosial Media Kami

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.