Samarinda: Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Maswedi, mendorong pemerintah kota menambah Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di sejumlah titik yang rawan dijadikan lokasi pembuangan sampah liar, terutama di sekitar kawasan sungai.
Ia menilai kebiasaan masyarakat membuang sampah sembarangan, khususnya ke aliran sungai, merupakan persoalan serius yang harus segera diatasi. Salah satu solusi yang ditawarkan adalah penyediaan TPS di lokasi-lokasi strategis agar warga tidak kesulitan membuang sampah pada tempatnya.
“Harusnya kita menjaga lingkungan, bukan malah sembarang buang sampah. Solusi kita untuk menambah TPS baru,” kata Maswedi (5/7/2025).
Menurutnya, kebiasaan buruk membuang sampah ke sungai berisiko tinggi terhadap lingkungan. Selain mencemari air, juga bisa memicu bencana banjir karena aliran sungai tersumbat sampah rumah tangga.
“Kalau ini terus terjadi, masyarakat sendiri yang akan dirugikan. Sungai bukan tempat sampah,” ujarnya.
Maswedi juga menyoroti kondisi di Kelurahan Lempake, di mana jarak TPS dengan permukiman warga dinilai terlalu jauh. Ia mengusulkan agar pemerintah segera melakukan pemetaan ulang dan mempertimbangkan pembangunan TPS tambahan di lokasi tersebut.
“Jaraknya cukup jauh. Maka kita akan koordinasi dengan pemerintah supaya ada solusi. Kalau perlu kita tambah TPS lagi agar tidak ada alasan buang sampah sembarangan,” tegasnya.
Ia menekankan, menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga masyarakat. Pengelolaan sampah rumah tangga secara mandiri menjadi bagian penting dalam menciptakan kota yang bersih dan sehat.
“Kita semua harus terlibat. Jangan sampai lingkungan rusak hanya karena kita tidak peduli,” tutupnya. (adv)













