TENGGARONG – Rapat koordinasi dan evaluasi pembangunan infrastruktur jalan yang dipimpin Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri, Senin (15/9/2025), mendapat respon dari jajaran teknis Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar. Salah satunya datang dari Bidang Bina Konstruksi, yang menekankan pentingnya standar mutu serta sertifikasi tenaga kerja dalam mendukung kualitas pembangunan jalan.
Kepala Bidang Bina Konstruksi Dinas PU Kukar, Sofyar Ardani, mengatakan rakor tersebut menjadi momentum untuk memastikan pembangunan infrastruktur tidak hanya cepat selesai, tetapi juga memenuhi aspek kualitas dan berkelanjutan.
“Bina Konstruksi berperan memastikan bahwa setiap proyek jalan yang dibangun di Kukar mengikuti standar teknis dan kualitas yang sudah ditetapkan, dan Kami ingin pekerjaan yang dilakukan bukan sekadar menyelesaikan target, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” ujar Sofyar.
Sofyar menjelaskan, pihaknya akan terus memperkuat pengawasan terhadap tenaga kerja konstruksi maupun penggunaan material.
Menurutnya, kualitas jalan tidak hanya bergantung pada desain, tetapi juga keterampilan pekerja di lapangan.
“Dengan adanya program sertifikasi tenaga kerja konstruksi, Kami dorong agar setiap pekerja yang terlibat memiliki kompetensi yang diakui. Hal ini untuk memastikan proses pembangunan berjalan profesional dan hasilnya sesuai standar mutu,” jelasnya.
Ia juga menyoroti sejumlah kendala teknis yang sering ditemui, mulai dari kontur tanah labil hingga cuaca ekstrem.
Untuk itu, Bidang Bina Konstruksi menyiapkan pendekatan teknis agar pembangunan tetap berjalan optimal.
“Kondisi lapangan memang beragam. Ada lokasi rawan longsor, ada pula daerah rawa yang butuh perlakuan khusus, dan semua ini harus diperhitungkan dalam perencanaan agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari,” tambahnya.
Sejalan dengan arahan Bupati Kukar, Sofyar menegaskan pihaknya siap mendukung pembangunan jalan di wilayah yang menjadi prioritas, seperti Muara Wis, Muara Muntai, dan Kembang Janggut, serta akses menuju layanan publik.
“Bagi kami, infrastruktur bukan hanya soal konektivitas, tetapi juga pelayanan dasar. Jalan menuju sekolah, puskesmas, maupun sentra pertanian harus dibangun dengan kualitas terbaik, agar benar-benar membantu masyarakat,” tegasnya.
Menurut Sofyar, Bidang Bina Konstruksi akan terus bersinergi dengan bidang teknis lainnya di Dinas PU untuk memastikan setiap proyek berjalan sesuai prosedur.
“Komitmen Kami jelas: mutu dan keselamatan konstruksi harus diutamakan. Dengan begitu, infrastruktur jalan di Kukar bisa bertahan lama, mendukung ekonomi daerah, sekaligus mengurangi biaya perawatan di masa depan,” pungkasnya. (Adv-DPU Kukar)














