Kutai Timur — Anggota DPRD Kalimantan Timur, Safuad, menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2023 tentang Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Desa Benua Baru, Kecamatan Muara Bengkal, Kabupaten Kutai Timur, Sabtu (23/5/2026).
Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber Rudy dan Bahar serta dipandu moderator Tomas Pali. Sosialisasi diikuti masyarakat setempat dengan antusias sebagai upaya memperkuat pemahaman nilai-nilai kebangsaan di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.
Dalam sambutannya, Safuad menegaskan bahwa pendidikan Pancasila dan wawasan kebangsaan memiliki peran penting dalam menjaga persatuan serta memperkuat karakter masyarakat, khususnya generasi muda.
“Perda ini hadir agar nilai-nilai Pancasila tidak hanya dipahami secara teori, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kita ingin masyarakat memiliki rasa cinta tanah air, menjaga persatuan, dan menghormati keberagaman,” ujar Safuad.
Ia menilai tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi informasi saat ini membuat masyarakat perlu memiliki pondasi ideologi yang kuat agar tidak mudah terpengaruh oleh paham yang bertentangan dengan nilai kebangsaan.
Sementara itu, Rudy, menjelaskan bahwa pendidikan Pancasila bukan hanya tanggung jawab lembaga pendidikan formal, melainkan juga menjadi tugas bersama dalam lingkungan keluarga dan masyarakat.
“Penguatan karakter kebangsaan harus dimulai dari lingkungan terdekat. Jika nilai gotong royong, toleransi, dan persatuan terus dijaga, maka kehidupan sosial masyarakat akan tetap harmonis,” kata Rudy.
Hal senada disampaikan Bahar yang menekankan pentingnya menjaga semangat kebhinekaan di tengah masyarakat yang majemuk.
“Wawasan kebangsaan menjadi benteng agar masyarakat tidak mudah terpecah oleh isu-isu yang dapat memicu konflik sosial. Karena itu, pemahaman terhadap Pancasila harus terus ditanamkan,” ucap Bahar.
Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dari peserta terkait implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sosial dan pendidikan di daerah. Moderator Tomas Pali memandu jalannya kegiatan hingga selesai dengan suasana yang aktif dan komunikatif.
Melalui sosialisasi tersebut, diharapkan masyarakat Desa Benua Baru semakin memahami pentingnya menjaga nilai persatuan, toleransi, dan semangat kebangsaan sebagai bagian dari kehidupan berbangsa dan bernegara.













