Anggota DPRD Kalimantan Timur, Syarifatul Syadiah, menegaskan pentingnya peningkatan akses layanan kesehatan di wilayah terpencil sebagai upaya mendukung kesehatan masyarakat.
“Dua langkah strategis yang digagas oleh pemerintah untuk merealisasikan hal ini adalah penyediaan BPJS Kesehatan gratis dan pembangunan rumah sakit baru,” katanya, Senin (11/11/24).
Syarifatul menjelaskan bahwa setiap tahunnya, sekitar Rp13,5 miliar dialokasikan untuk membiayai iuran BPJS Kesehatan bagi warga kurang mampu di Kabupaten Berau.
“Ini adalah bagian dari komitmen pemerintah untuk memastikan jaminan kesehatan yang adil, terutama bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan finansial,” ujar politisi Partai Golkar ini.
Syarifatul menambahkan bahwa dengan adanya BPJS gratis, masyarakat tidak perlu lagi terbebani oleh biaya pengobatan ketika sakit. Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan mengurangi beban ekonomi bagi warga yang membutuhkan perawatan medis.
Selain itu, dia juga menyoroti pembangunan rumah sakit baru berklasifikasi tipe B di Berau. Rumah sakit ini, menurutnya, akan dilengkapi dengan fasilitas kesehatan modern, sehingga masyarakat tidak perlu lagi dirujuk ke kota-kota besar untuk mendapatkan perawatan yang lebih kompleks.
“Fasilitas kesehatan yang memadai akan memberikan pelayanan yang lebih baik, dengan harapan dapat mengurangi biaya pengobatan yang sebelumnya cukup besar,” jelasnya.
Dengan adanya rumah sakit baru ini, dia berharap kualitas pelayanan kesehatan di Berau akan setara dengan daerah lainnya.
“Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan yang prima bagi masyarakat Berau,” tutupnya. (ADV)













