
SANGATTA – DPRD Kutai Timur mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) untuk segera menyusun peta prioritas perbaikan infrastruktur jalan. Fokus utama pada ruas jalan dengan kondisi paling mengkhawatirkan yang telah mengganggu aktivitas masyarakat.
Desakan ini muncul dari banyaknya keluhan konstituen yang menunjukkan masalah infrastruktur jalan masih mempengaruhi kualitas hidup warga. Tanpa perencanaan strategis, dikhawatirkan pembangunan infrastruktur tidak menyentuh titik-titik yang paling membutuhkan penanganan segera.
Pandi Widiarto, Anggota Komisi C DPRD Kutim, menyatakan pihaknya aktif mengawal proses perencanaan ini di tingkat eksekutif. Fungsi pengawasan DPRD diwujudkan dengan mendesak pemerintah daerah memiliki peta jalan yang jelas, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Dari komisi C kami mendorong banyak-banyak perencanaan jalan jalan mana yang prioritas,” ujar Widiarto.
Pernyataan ini menegaskan peran strategis DPRD dalam memastikan anggaran daerah dialokasikan tepat sasaran untuk program yang benar-benar dibutuhkan dan mendesak bagi masyarakat.
Widiarto menekankan kriteria utama dalam menentukan skala prioritas adalah tingkat kerusakan jalan. Jalan yang mengalami degradasi parah dan memiliki nilai vital untuk akses ekonomi masyarakat harus mendapat perhatian utama dan penanganan lebih cepat.
Oleh karena itu, dorongan dewan difokuskan pada identifikasi dan penetapan “jalan mana yang prioritas yang saat ini rusak parah,” tambahnya untuk memperjelas arah kebijakan yang didukung lembaga perwakilan rakyat tersebut.
Penetapan prioritas berdasarkan kondisi kerusakan parah dan tingkat vitalitas jalan dianggap sebagai langkah paling rasional dan dapat dipertanggungjawabkan secara teknis. Hal ini terutama dengan mempertimbangkan keterbatasan anggaran fiskal yang dimiliki pemerintah daerah setiap tahunnya.
Dengan desakan dan pengawasan intensif DPRD, diharapkan pemerintah daerah dapat segera menyusun daftar prioritas perbaikan jalan yang komprehensif. Daftar ini harus disertai analisis dampak dan perkiraan anggaran yang diperlukan untuk pelaksanaannya.
Langkah konkret perencanaan ini dinilai sangat penting dan mendesak sebagai landasan yang kuat untuk mengalokasikan anggaran pada tahun-tahun mendatang. Dengan demikian, pembenahan infrastruktur transportasi darat di seluruh penjuru Kabupaten Kutai Timur dapat berjalan secara lebih sistematis, terencana, dan berkelanjutan untuk kesejahteraan masyarakat bersama. (ADV)













