
SANGATTA – Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang berorientasi pada kepentingan masyarakat menjadi perhatian serius DPRD Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Anggota Komisi C DPRD Kutim, Novel Tyty Paembonan, menekankan pentingnya kesepahaman antara Pemerintah Daerah dan DPRD dalam merancang program yang dibiayai uang rakyat.
Paembonan menyoroti pernyataan Menteri Keuangan RI yang dikutipnya dari sebuah grup WhatsApp, yang mengkritik pola alokasi dana daerah yang kerap terfokus pada proyek fisik berisiko rendah esensial, sementara kebutuhan dasar masyarakat terabaikan.
“Seperti Menteri Keuangan bilang, saya baca tadi WA di grub, kalau kalian bikin menara, apa semua, buat kegiatan yang seremoni, sementara yang dibutuhkan masyarakat yaitu jalan, jembatan, fasilitas pendidikan, kesehatan. Tidak maksimal, buat apa kan?” ujarnya.
Kutipan ini membandingkan belanja untuk proyek seperti pembangunan menara atau kegiatan seremonial dengan kebutuhan mendasar seperti infrastruktur jalan dan jembatan serta fasilitas pendidikan dan kesehatan. Pertanyaan retoris “buat apa kan?” menyiratkan kritik terhadap ketidaktepatan prioritas anggaran.
Ia menambahkan penekanan pada prinsip value for money atas setiap rupiah yang dibelanjakan. Alokasi dana besar tidak bermakna jika tidak menyentuh kebutuhan hakiki masyarakat.
“Buat apa kita kasih banyak dana besar, kan gitu. Nah ini menjadi pelajaran buat kita,” tambahnya.
Pernyataan ini merupakan ajakan untuk koreksi, baik bagi eksekutif perancang anggaran maupun dewan yang mengawasi. Pesan menteri keuangan harus menjadi bahan evaluasi mendalam bagi semua pihak dalam siklus anggaran daerah.
“Bahwa memang saatinya pemerintah daerah DPR harus betul-betul memang sejalan, sepakat, uang rakyat APBD itu betul-betul harus kita bentuk dalam program-program yang pro-rakyat,” pungkas Novel Tyty Paembonan.
Pernyataan ini menegaskan APBD tidak boleh sebagai dokumen keuangan belaka, melainkan instrumen strategis yang membentuk program pembangunan langsung menyentuh masalah masyarakat. (ADV)













