Suluhmudanusantara.com,- Legislator Kota Samarinda, Subandi, menyoroti kendala yang dihadapi oleh pemilih lanjut usia (lansia) dalam menggunakan hak pilihnya, termasuk masalah transportasi dan akses informasi tentang pemilu.
Menurut Subandi salah satu kendala utama yang dihadapi oleh pemilih lansia adalah masalah transportasi.
“Banyak dari mereka tinggal di daerah terpencil atau sulit dijangkau, sehingga sulit untuk mencapai Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada hari pemungutan suara,” ungkapnya (11/2/2024).
Selain itu, ia menyebut pemilih lansia juga sering mengalami kesulitan dalam mengakses informasi tentang pemilu, yang mempengaruhi tingginya angka golput di kalangan mereka.
Subandi menekankan pentingnya kerja sama dari berbagai pihak, termasuk Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan pemerintah daerah, untuk menyediakan transportasi yang memadai bagi pemilih lansia.
Dia juga mengajak partai politik untuk berperan lebih aktif dalam mengajak pemilih lansia untuk berpartisipasi dalam pemilu.
“Kerja sama antara KPU, pemerintah daerah, dan partai politik sangat penting untuk meningkatkan partisipasi pemilih lansia dalam Pemilu 2024. Harapannya, dengan upaya bersama ini, angka golput di Samarinda dapat turun,” ujar Subandi.
Selain itu, Subandi juga menekankan pentingnya peran aktif partai politik dalam mengajak pemilih lansia untuk berpartisipasi dalam pemilu.
“Partai politik dapat melakukan sosialisasi tentang pemilu di komunitas-komunitas lansia, sehingga mereka lebih memahami pentingnya peran mereka dalam proses demokrasi,” tutupnya. (ADV/DPRD SAMARINDA)













