Suluh Muda Nusantara
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suluh Muda Nusantara
No Result
View All Result
Home Advedtorial

Pulau Kumala Belum Jadi Sumber PAD, DPRD Kaltim Desak Evaluasi Serius Tata Kelola Wisata Daerah

Zahara by Zahara
2 Juli, 2025
in Advedtorial, DPRD Kaltim
0
Pulau Kumala Belum Jadi Sumber PAD, DPRD Kaltim Desak Evaluasi Serius Tata Kelola Wisata Daerah

Foto : Sekretaris Komisi I DPRD Kaltim, Salehuddin

FacebookTwitterWhatsapp

Samarinda – Proyek revitalisasi Pulau Kumala di Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menuai perhatian. Meski progres pembangunan wahana water boom diklaim telah mencapai 70 persen, kalangan legislatif menilai hal itu belum cukup menjamin keberhasilan kawasan tersebut sebagai destinasi wisata unggulan.

Sekretaris Komisi I DPRD Kaltim, Salehuddin, menegaskan bahwa pemerintah daerah perlu melakukan evaluasi mendalam terhadap tata kelola Pulau Kumala, termasuk pola investasi dan pemanfaatan aset publik yang selama ini dinilai tidak optimal.

“Kalau kita bicara Pulau Kumala, ini bukan hal baru. Dulu nilainya mencapai ratusan miliar, tapi sampai sekarang kontribusinya terhadap pendapatan daerah sangat minim,” ungkapnya, Rabu (2/7/25).

Salehuddin menyebut, sejarah panjang pembangunan Pulau Kumala di masa lalu justru menjadi catatan penting bahwa infrastruktur tanpa pengelolaan yang matang hanya akan menjadi beban.

Ia pun mengingatkan agar pemerintah tidak kembali mengulangi kesalahan serupa.

“Sayang sekali kalau proyek sebesar ini kembali gagal karena pola pengelolaannya tidak berubah. Kita butuh terobosan, bukan hanya bangunan fisik,” tegasnya.

Menurutnya, sejumlah upaya kerja sama dengan pihak swasta sebenarnya pernah digagas, namun kandas di tengah jalan karena minimnya keseriusan dan dukungan dari pemerintah daerah. Padahal, sektor pariwisata semestinya bisa menjadi penyumbang utama PAD jika dikelola secara profesional.

“Tidak masalah bila melibatkan pihak swasta, asalkan ada kejelasan kerja sama dan dampaknya dirasakan daerah. Salah satu pengelola Jatim Park bahkan pernah tertarik, ini peluang yang seharusnya ditindaklanjuti,” ujarnya.

Ia juga menyoroti lemahnya sistem pemeliharaan aset yang menyebabkan banyak fasilitas publik di kawasan itu terbengkalai. Beberapa di antaranya bahkan dipindahkan atau dibiarkan rusak tanpa perbaikan.

“Ada kandang burung miliaran rupiah yang tidak digunakan. Fasilitas jembatan juga akhirnya dipindah. Ini cerminan dari buruknya sistem pemeliharaan yang tidak dirancang jangka panjang,” tuturnya.

Lebih dari sekadar fisik, kata Salehuddin, pembangunan wisata juga harus membangun ekosistem ekonomi yang menyentuh masyarakat sekitar, salah satunya dengan melibatkan dan membina pelaku UMKM.

“Kalau hanya megah tapi tidak berdampak bagi warga sekitar, itu artinya gagal. Pulau Kumala harus jadi kawasan hidup yang mendatangkan manfaat ekonomi nyata,” tegasnya.

Ia berharap, kehadiran wahana water boom bisa menjadi pemantik untuk membangkitkan kembali potensi Pulau Kumala, asal dibarengi dengan pengelolaan yang berorientasi pada hasil dan tidak lagi sekadar mengejar proyek semata.

“Jangan hanya selesai dibangun lalu dibiarkan. Perlu sistem, manajemen, dan keseriusan agar tidak jadi monumen kegagalan lagi,” tutup Salehuddin.(ADV DPRD KALTIM)

Penulis : NA

Print 🖨 PDF 📄
Berita Dilihat: 129
Previous Post

Adnan Faridhan Kritik Razia SIM di Sekolah oleh Dishub: Harus Libatkan Polisi dan Utamakan Edukasi

Next Post

DPRD Kaltim Soroti Urgensi Reformulasi Aturan Daerah, Tiga Ranperda Strategis Disiapkan

Zahara

Zahara

Next Post
DPRD Kaltim Soroti Urgensi Reformulasi Aturan Daerah, Tiga Ranperda Strategis Disiapkan

DPRD Kaltim Soroti Urgensi Reformulasi Aturan Daerah, Tiga Ranperda Strategis Disiapkan

  • Trending
  • Comments
  • Latest
AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

20 Agustus, 2025
Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

22 Oktober, 2025
GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

12 Oktober, 2023
Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

17 Maret, 2025
Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Pansus LKPJ Temukan Kejanggalan Proyek Sanitary Landfill Rp28 Miliar di TPA Sambutan

Pansus LKPJ Temukan Kejanggalan Proyek Sanitary Landfill Rp28 Miliar di TPA Sambutan

28 April, 2026
Semua Sektor Usaha Didata, BPS Samarinda Mulai Sensus Ekonomi Mei 2026

Semua Sektor Usaha Didata, BPS Samarinda Mulai Sensus Ekonomi Mei 2026

28 April, 2026
Hearing dengan BPS, Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Pentingnya Data Sensus Ekonomi

Hearing dengan BPS, Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Pentingnya Data Sensus Ekonomi

28 April, 2026
Ingatkan Risiko Parkir Berlangganan, Samri: Jangan Sampai Bebani Masyarakat

Ingatkan Risiko Parkir Berlangganan, Samri: Jangan Sampai Bebani Masyarakat

28 April, 2026
Suluh Muda Nusantara

Suluhmudanusantara.com merupakan media daring berbasis di Kalimantan Timur dengan tujuan menjangkau Nusantara hingga Internasional.

Terkini

Pansus LKPJ Temukan Kejanggalan Proyek Sanitary Landfill Rp28 Miliar di TPA Sambutan

Semua Sektor Usaha Didata, BPS Samarinda Mulai Sensus Ekonomi Mei 2026

Informasi

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Susunan Redaksi

Follow Sosial Media Kami

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.