Suluh Muda Nusantara
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suluh Muda Nusantara
No Result
View All Result
Home Advedtorial

Revitalisasi Lahan Bekas Tambang di Desa Embalut Jadi Ladant Pertanian Jagung

Zahara by Zahara
26 November, 2024
in Advedtorial, Diskominfo Kutai Kartanegara
0
Revitalisasi Lahan Bekas Tambang di Desa Embalut Jadi Ladant Pertanian Jagung

Foto : Desa Embalut berhasil memanfaatkan sekitar 200 hektare lahan pasca-tambang untuk pertanian jagung.

FacebookTwitterWhatsapp

TENGGARONG- Pemerintah Desa Embalut, Kecamatan Tenggarong Seberang, di bawah kepemimpinan Kepala Desa Yahya, mengambil langkah strategis untuk mengubah lahan bekas tambang menjadi kawasan produktif.

Dengan komitmen kuat terhadap kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan, desa ini berhasil memanfaatkan sekitar 200 hektare lahan pasca-tambang untuk pertanian jagung.

Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa kawasan bekas tambang, yang sering dianggap tidak berguna, bisa dioptimalkan untuk mendukung ekonomi pedesaan.

“Kami telah mengamankan bibit jagung unggul dari Jawa yang mampu menghasilkan hingga empat hingga lima tongkol per tanaman. Bibit ini langsung disalurkan kepada petani setempat,” ungkap Yahya, Selasa (26/11/2024).

Program ini telah memasuki beberapa kali musim tanam, dan meskipun terkadang menghadapi tantangan cuaca yang tidak menentu, hasil panen tetap stabil.

Yahya menjelaskan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan Pemerintah Daerah yang memberikan izin penggunaan lahan bekas tambang untuk dijadikan area pertanian.

“Dukungan Pemda sangat penting dalam memastikan program ini berjalan lancar. Alokasi lahan ini menjadi modal besar bagi kami untuk membangun sektor pertanian yang lebih mandiri,” ujarnya.

Keberhasilan ini juga didukung oleh pengenalan teknik pertanian modern dan pendampingan dari kelompok tani desa. Para petani dibekali pelatihan untuk meningkatkan keterampilan mereka, termasuk dalam pengelolaan tanah dan irigasi.

Salah satu tantangan awal yang dihadapi adalah sulitnya menjual hasil panen jagung akibat minimnya pasar. Namun, melalui kerja sama dengan pemerintah desa dan pihak swasta, kini permintaan jagung dari Desa Embalut mengalami peningkatan signifikan.

“Sekarang, hasil panen jagung kami tidak hanya memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga mulai dilirik pasar regional. Ini membuka peluang baru bagi para petani lokal untuk meningkatkan pendapatan mereka,” tambah Yahya.

Jagung hasil panen Desa Embalut memiliki kualitas unggul dan telah menarik perhatian distributor serta pabrik pakan ternak di wilayah Kalimantan Timur.

Dengan adanya kemitraan ini, para petani mendapatkan kepastian pasar sehingga tidak lagi khawatir mengenai penjualan hasil panen mereka.

Selain memberikan dampak ekonomi langsung kepada masyarakat, program ini juga menjadi contoh pemanfaatan lahan bekas tambang yang ramah lingkungan.

Sebelumnya, kawasan tersebut dikenal sebagai area tidak produktif yang menyisakan kerusakan ekologis.

Melalui revitalisasi ini, kawasan bekas tambang tidak hanya menjadi hijau kembali, tetapi juga menjadi lahan produktif yang mendukung kemandirian pangan desa.

“Saat ini, lahan bekas tambang yang dulunya tidak berguna sudah berubah menjadi area yang menghasilkan. Program ini juga memberikan lapangan kerja bagi masyarakat desa, terutama bagi mereka yang sebelumnya terdampak oleh berakhirnya aktivitas tambang,” jelas Yahya.

Kepala Desa Yahya optimis bahwa program revitalisasi ini akan terus berkelanjutan. Ia mengungkapkan rencana pengembangan lebih lanjut, termasuk memperluas area pertanian jagung dan diversifikasi tanaman lain yang cocok untuk lahan eks tambang.

“Kami tidak hanya ingin berhenti di jagung. Ke depan, kami juga berencana mencoba menanam kedelai dan sorgum yang juga memiliki nilai ekonomis tinggi. Dengan dukungan teknologi pertanian modern dan kerja sama antara masyarakat, pemerintah, dan pihak swasta, kami yakin hasilnya akan semakin memuaskan,” paparnya.

Yahya juga berharap program ini dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kutai Kartanegara maupun daerah lain yang memiliki lahan bekas tambang.

Menurutnya, pemanfaatan sumber daya seperti ini tidak hanya mendukung keberlanjutan ekonomi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga lingkungan.

“Kami ingin menunjukkan bahwa lahan bekas tambang bukanlah akhir, melainkan awal dari sesuatu yang baru dan bermanfaat. Dengan kerja keras dan kolaborasi, kami bisa mengubah tantangan menjadi peluang,” tutup Yahya dengan optimisme.

Program revitalisasi lahan bekas tambang di Desa Embalut membuktikan bahwa sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta dapat menciptakan dampak positif yang signifikan.

Dengan terus memaksimalkan potensi lahan yang ada, Desa Embalut tidak hanya meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya, tetapi juga memberikan contoh nyata tentang bagaimana kawasan eks tambang dapat diolah menjadi aset produktif yang berkelanjutan. (ADV)

 

Print 🖨 PDF 📄
Berita Dilihat: 287
Previous Post

Pemilihan RT Serentak di Kelurahan Panji, Langkah Regenerasi Kepemimpinan yang Lebih Segar

Next Post

Samboja Barat Siap Jadi Destinasi Wisata Unggulan di Delineasi IKN

Zahara

Zahara

Next Post
Samboja Barat Siap Jadi Destinasi Wisata Unggulan di Delineasi IKN

Samboja Barat Siap Jadi Destinasi Wisata Unggulan di Delineasi IKN

  • Trending
  • Comments
  • Latest
AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

20 Agustus, 2025
Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

22 Oktober, 2025
Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

17 Maret, 2025
GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

12 Oktober, 2023
Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Serapan Anggaran Diskominfo Baru 33 Persen, DPRD Samarinda Dorong Program Lebih Efektif

Serapan Anggaran Diskominfo Baru 33 Persen, DPRD Samarinda Dorong Program Lebih Efektif

7 Juli, 2026
Samri Nilai Penyesuaian Belanja Pegawai 30 Persen Perlu Dilakukan Bertahap

Samri Nilai Penyesuaian Belanja Pegawai 30 Persen Perlu Dilakukan Bertahap

7 Juli, 2026
Pemotongan TKD Jadi Pelajaran, DPRD Samarinda Dorong Kemandirian Fiskal Daerah

Pemotongan TKD Jadi Pelajaran, DPRD Samarinda Dorong Kemandirian Fiskal Daerah

7 Juli, 2026
Keterbatasan Fiskal, Renovasi Sekolah di Samarinda Masih Fokus Perbaikan Ringan

Keterbatasan Fiskal, Renovasi Sekolah di Samarinda Masih Fokus Perbaikan Ringan

6 Juli, 2026
Suluh Muda Nusantara

Suluhmudanusantara.com merupakan media daring berbasis di Kalimantan Timur dengan tujuan menjangkau Nusantara hingga Internasional.

Terkini

Serapan Anggaran Diskominfo Baru 33 Persen, DPRD Samarinda Dorong Program Lebih Efektif

Samri Nilai Penyesuaian Belanja Pegawai 30 Persen Perlu Dilakukan Bertahap

Informasi

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Susunan Redaksi

Follow Sosial Media Kami

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.