Samarinda – Menjelang penilaian Adipura, Anggota DPRD Kota Samarinda, Achmad Sukamto, menilai wajah kota kini semakin tertata. Ia mengapresiasi kepemimpinan Wali Kota Andi Harun yang dinilai berhasil memperbaiki tata ruang serta infrastruktur pendukung.
“Sekarang lampu-lampu kota sudah tertata, penanganan banjir juga terus dikerjakan. Perkembangannya cukup terlihat,” ujar Sukamto.
Namun, ia menekankan bahwa Samarinda masih menghadapi pekerjaan rumah besar, terutama di sektor pariwisata. Menurutnya, tanpa destinasi wisata baru, kota ini akan kesulitan bersaing dengan daerah lain dalam menarik kunjungan sekaligus meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).
“Yang kurang dari Samarinda adalah wisata. Harus ada destinasi baru, baik dari program pemerintah maupun dengan menggandeng swasta. Pemkot wajib membuka peluang itu,” tegasnya.
Selain pariwisata, Sukamto juga menyoroti problem klasik perparkiran, khususnya di kawasan Citra Niaga.
Ia menilai, keterbatasan lahan parkir membuat kawasan tersebut semrawut dan menyulitkan masyarakat. Solusi yang ditawarkan adalah memanfaatkan aset tak terpakai sebagai kantong parkir baru.
“Kami pernah usulkan agar bangunan lama yang tidak dipakai, seperti ruko-ruko dan bekas gedung, dibongkar untuk lahan parkir. Itu akan membantu menata kota sekaligus memberi kenyamanan bagi pengunjung,” jelasnya.
Dengan pembenahan wisata dan perparkiran, Sukamto optimistis Samarinda bisa memperkuat posisinya bukan hanya sebagai kota layak Adipura, tetapi juga destinasi yang menarik dan ramah bagi masyarakat maupun wisatawan. (adv)













